Headline
Tragedi Bantargebang menjadi bukti kegagalan sistemis.
Kumpulan Berita DPR RI
HARGA jagung pipilan disejumlah kawasan pantura di Jatim, terus merosot jatuh saat panen raya berlangsung. Kondisi tersebut, membuat petani setempat merugi.
Petani menduga turunnya harga jagung disinyalir kental permainan sekelompok orang. Sebab, begitu jagung petani mulai habis harga jagung kembali dinaikkan tengkulak.
Saat panen berlangsung jagung pipilan hanya dihargai Rp4.000 per kilogram (kg). Merosotnya harga jagung pipilan ini dipicu karena cuaca buruk dan pandemi korona yang mengakibatkan pabrikan hanya melakukan pembelian dalam jumlah terbatas.
Baca Juga: Bank BJB Dukung Kesejahteraan Petani Jagung Lewat KUR Petani Milenial
Mulanya pada awal panen harga jagung masih cukup tinggi hingga kisaran Rp5.200 per kg. Namun lambat laun sekitar sebulan harga jagung jatuh berada pada harga Rp4.000 per kg.
Selain itu, cuaca ekstrim juga dijadikan alasan para tengkulak untuk menurunkan harga jagung ditingkat petani. Terutama, saat jagung tidak kering-kering saat dijemur karena masih sering ada hujan lebat. Dengan demikian, kualitas jagung menjadi menurun sehingga tengkulak seenaknya menurunkan harga jagung milik petani.
''Itu dijadikan alasan untuk menurunkan harga jagung. Harga jagung jatuh, sangat merugikan petani,'' ungkap Kasdi, petani di Kecamatan Panceng, Kabupaten Gresik, Senin (29/6) siang.
Menurut dia, jatuhnya harga jagung pipilan ini juga terjadi sejak pertengahan panen. Mulainya jagung pipilan kering dihargai kisaran Rp4.000 per kg dan selanjutnya harganya terus menurun.
Panen terakhir, kata dia, jagung pipilan keringnya hanya laku sekitar Rp3.800 per kg. Dan pada akhir masa paben minggu lalu harga jagung terus anjlok hingga petani merugikan petani. Sebab, biaya yang dikeluarkan petani tidak seimbang dengan hasil panen yang diperoleh. ''Kalau dihitung dengan rinci, ya rugi mas,'' jelasnya.
Ia mencontohkan, saat masih awal tanam harga benih mencapai Rp80.000 untuk setiap paketnya yang berisi 1 kg. Belum lagi, harga pupuk dan obat-obatan yang makin mahal. Namun, petani tidak menghiraukan mahalnya harga pupuk dan keperluan lain. ''Mahal ga apa-apa, asal barang ada. Terkadang, harganya mahal stok kosong,'' tambahnya.
Senada, disampaikan Muderi, petani petani lainnya. Menurut dia, harga jagung pada musim panen merosot jatuh hingga kisaran Rp3.700-Rp3.750 per kg. Padahal pada awal panen harga jagung pipilan kering pada musim tanam kedua ini masih dihargai kiaran Rp5.200 per kg. Namun begitu jagung petani sudah habis harga dinaikkan kembali oleh tengkulak.
"Ini kan jelas sekali kalau harga jagung dipermainkan oleh tengkulak. Jelas ini meresahkan," keluhnya.
Dikatakannya, rendahnya harga jagung ini membuat penghasilan petani jagung berkurang drastis. Bahkan, hampir sebagian besar merugi. ''Hasil panen saat ini sedang merosot drastis,'' terangnya.
Menurut dia, para tengkulak mengatakan banyak alasan untuk menurunkan harga jagung petani. Antara lain, karena cuaca ekstrim dengan curah hujan sering dan alasan gudang tidak buka karena pandemi korona. "Hanya beberapa gudang yang buka karena adanya korona," tambahnya.
Dengan berbagai alasan itu, para tengkulak membeli jagung petani dengan harga seenaknya. Dengan kondisi demikian, petani terpaksa menjual jagungnya meski mengalami kerugian.
Petani berharap, pemerintah menstabilkan harga jagung dan harga pupuk serta obat-obatan agar kesejahteraan petani meningkat. Harga jagung juga diharapkan berangsur membaik setelah. (YK/OL-10)
Penanaman bibit jagung serentak ini, merupakan bagian dari komitmen Polri dalam mendukung program swasembada pangan nasional, yang merupakan bagian dari Asta Cita Presiden Prabowo Subianto.
Tanaman jagung berasal dari wilayah Mexico dan kini dibudidayakan di berbagai negara, termasuk Indonesia. Jagung adalah salah satu sumber karbohidrat yang banyak dikonsumsi di Indonesia.
Menurutnya, jika gaya komunikasi konfrontatif ini terus dipertahankan, Tani Merdeka berisiko kehilangan posisi sebagai mitra strategis pemerintah.
PERUM Bulog Bengkulu Utara, Provinsi Bengkulu, telah melaksanakan program serapan gabah dan jagung petani mencapai 86, 859 ton pada 2025 lalu.
Indonesia menutup 2025 dengan capaian penting di sektor pangan, khususnya jagung.
Secara gizi, jagung kaya akan karbohidrat, serat, vitamin B, serta mineral seperti magnesium dan fosfor, sehingga baik untuk sumber energi dan kesehatan tubuh.
JELANG masa arus mudik Lebaran 2026, Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Jawa Timur-Bali memastikan kesiapan infrastruktur untuk mendukung kelancaran arus mudik dan arus balik.
PEKERJA migran Indonesia asal Jawa Timur di kawasan Timur Tengah berpotensi tidak bisa pulang ke Tanah Air saat momen mudik Lebaran tahun ini.
Keberhasilan instalasi struktur Biorock Garden pertama di wilayah Jawa Timut
WAKIL Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming memimpin rapat koordinasi penanganan banjir di Tuban, Jawa Timur, Jumat (6/3) dan menyoroti jalan penghubung Ngino-Sambongrejo yang rusak
BADAN Penanggulangan bencana daerah (BPBD) Jawa Timur melakukan i pengecekan kondisi peralatan Early Warning System (EWS) yang tersebar di berbagai daerah di Jatim
WAKIL Ketua MPR RI, Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas), menegaskan peran strategis pondok pesantren sebagai rumah peradaban dan sumber kader pemimpin bangsa.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved