Kamis 06 Mei 2021, 13:50 WIB

Ganjar Pranowo Berang Penumpang Positif Covid Dibiarkan Terbang

mediaindonesia.com | Nusantara
Ganjar Pranowo Berang Penumpang Positif Covid Dibiarkan Terbang

DOK PEMPROV JATENG
Gubernur Jateng Ganjar Pranowo desak pihak bandara evaluasi kinerja petugasnya.

 

 GUBERNUR Jawa Tengah, Ganjar Pranowo melakukan sidak ke Bandara Internasional Ahmad Yani Semarang, Kamis (6/5). Sidak dilakukan usai ada salah satu penumpang yang terkonfirmasi positif Covid-19 namun lolos terbang ke Bandara Iskandar Pangkalan Bun, Kalteng.

Ganjar langsung menuju ke Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) yang ada di bandara. Tiga orang petugas terkejut dengan kedatangan Ganjar yang mendadak itu.

Kepada para petugas, Ganjar menanyakan kronologi penumpang yang positif Covid-19 tersebut. Para petugas kebingungan dan berusaha menjawab dengan tenang.

"Itu kemarin yang kasus positif bagaimana, proses validasinya seperti apa. Kenapa sampai enggak ketahuan kalau dia positif, padahal kalau mau naik kan harus menunjukkan surat itu," tanya Ganjar.

Salah satu petugas KKP bernama Hevny mengatakan bahwa proses validasi sebenarnya sudah diketahui bahwa penumpang itu positif Covid-19. Dari pihak KKP sudah memberikan tanda dengan cara melingkari kartu positifnya itu.

Ganjar nampak tak puas dengan jawaban itu. Ia menanyakan setelah diketahui positif, kenapa penumpang tidak ditahan di tempat itu untuk dilakukan treatment selanjutnya.

"Setelah ketahuan positif, kami beri tanda di surat keterangan kesehatannya. Setelah itu, kami sarankan penumpang isolasi mandiri pak," jawab Hevny.

Ganjar langsung mengatakan bahwa SOP yang dilakukan salah. Seharusnya, saat ada penumpang ketahuan positif Covid-19, penumpang itu harus ditahan di tempat itu dan tidak boleh ke mana-mana.

"Ini kan berarti dibiarkan. Ada SOP yang menurut saya keliru dan saya minta diperbaiki. Jangan sampai terulang lagi. Begitu ada penumpang yang positif, secara prosedur mesti auto cancel untuk proses berikutnya, ternyata ini tidak," kata Ganjar.

Proses yang terjadi, lanjut dia, masih manual. Meski orang tersebut telah direkomendasikan oleh KKP untuk pulang, ternyat tidak diikuti dengan tindakan berikutnya.

"Sehingga dia dilepas, dan nekat melanjutkan perjalanan. Ternyata mungkin petugas berikutnya tidak teliti. Maka saya minta ini diperbaiki, petugas harus diberi penjelasan lebih detil agar ini tidak terulang," tegasnya.

Begitu ada calon penumpang yang positif, maka harus dihentikan. Sistem langsung dilaporkan dan tidak boleh terbang.

"Orangnya harus diurus, dikarantina. Bisa kerja sama dengan Pemkot atau Pemprov, kami sediakan tempat isolasi. Tapi tidak boleh lagi dilepasliar. Pokoknya begitu ketahuan, istilah saya langsung diikat, tidak boleh pergi," ucapnya.

Pihak bandara dan KKP lanjut Ganjar harus segera melakukan evaluasi. Tidak boleh kejadian serupa terulang karena membahayakan.

"KKP harus berada di garda terdepan untuk melakukan checking kesehatan. Kalau negatif silahkan ke tahap selanjutnya, kalau positif pastikan tidak bisa ke mana-mana," pungkasnya.

Sementara itu, GM Angkasa Pura 1 Hardi Ariyanto mengatakan, pihaknya saat ini sedang menggelar rapat terkait kejadian itu. "Kami hari ini rapat untuk mengevaluasi kejadian itu. Kami siap memperbaiki SOP agar kasus serupa tidak kembali terjadi," ucapnya.

Saat ini, lanjut dia, adalah momen yang pas untuk melakukan evaluasi. Sebab, kondisi bandara masih sepi karena tidak ada penerbangan sampai tanggal 17 Mei nanti. (RO/OL-10)

Baca Juga

Ist

Ganjar Ingatkan Bahaya Penularan Covid-19 kepada Masyarakat

👤mediaindonesia.com 🕔Minggu 20 Juni 2021, 13:29 WIB
Gubernur Ganjar Pranowo berpesan kepada seluruh elemen masyarakat untuk saling menjaga diri dengan menerapkan protokol kesehatan agar tak...
ANTARA FOTO/Arif Firmansyah

Covid-19 Naik, Bima Arya Tindak Kafe dan Restoran Langgar Prokes

👤Dede Susianti 🕔Minggu 20 Juni 2021, 13:07 WIB
Wali Kota Bima Arya kembali menutup sejumlah kafe dan resto yang jumlah penumpangnya melebihi kapasitas dan jam operasi melebihi batas...
MI/Tosiani

Hampir 12 Ribu Guru di Temanggung Sudah Divaksin Covid-19

👤Tosiani 🕔Minggu 20 Juni 2021, 10:45 WIB
Jumlah itu telah mencapai lebih dari 80% target vaksinasi untuk kalangan pendidik sebagai persiapan rencana pembelajaran tatap...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Perlindungan Ganda terhadap Virus Korona dan Flu

DALAM perlombaan vaksin, perusahaan AS Novavax terlambat.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya