Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
KEPOLISIAN Resor (Polres) Brebes, Jawa Tengah, hingga kini, belum mengetahui motif di balik kasus dua pelaku yang menguntit anak Bupati Brebes yang diduga merupakan upaya pemerasan atau pembegalan.
Pelaku diketahui adalah seorang mantan polisi yang dipecat dan saat dilakukan penggeledehan di dalam mobil yang ditumpangi mereka selain ditemukan senjata tajam dan belasan plat nomor palsu, juga beberapa paket sabu.
Penggeledahan dilakukan anggota Polres Brebes, usai meringkus dua pelaku penguntit dan penghadang mobil anak Bupati Brebes Idza Priyanti,
yang bernama El Shanti Nabila.
Baca juga: Kapolres Metro Lampung Raih Kak Seto Award 2021
Dua pelaku yakni Zacky Rohman, 42, dan Sidik Sulaiman, 28, warga Bandung Jawa Barat. Pelaku Zaki, diketahui merupakan seorang mantan polisi yang dipecat.
Kapolres Brebes AKBP Gatot Yulianto, dalam konferensi pers yang digelar Senin (9/4) sore, mengaku, hingga saat ini, pihaknya belum bisa memastikan motif pelaku dalam kasus yang menggegerkan warga Brebes tersebut.
"Ini terus terang karena pelaku utama yaitu Zacky Rohman, masih terpengaruh narkoba dan belum bisa diminta ketaranganya," ujar Gatot.
Namun, Gatot membeberkan bahwa pelaku merupakan mantan polisi yang dipecat pada 2009 dalam kasus perampasan mobil.
"Yang jelas pelaku Zacky merupakan pecatan polisi," ucapnya.
Menurut Kapolres Brebes, hingga kini, pihaknya masih terus melakukan penyelidikan terkait kasus penghadangan mobil, mengancam polisi dengan senjata tajam, merusak gerbang Mapolres Brebes, hingga kepemilikan sabu sabu.
"Kedua pelaku terancam kurungan maksimal 20 tahun penjara," terangnya.
Sementara itu, anak Bupati Brebes Idza Priyanti, yakni El Shanti Nabila, mengapresiasi kinerja polisi yang dengan cepat meringkus kedua pelaku yang nyaris mencelakakannya tersebut.
"Saya mengapresiasi sekaligus bersyukur atas kinerja polisi yang dengan cepat bisa menangkap kedua pelaku sehingga saya dan saudara saya bisa selamat," ujar Nabila.
Nabila berpesan kepada masyarakat jika megalami kasus terkait kriminal bisa secepatnya melaporkan ke polisi sehingga bisa terhindar dari sesuatu yang tidak diinginkan.
"Seperti yang saya lakukan ketika saya dan saudara saya diikuti kedua pelaku bahkan sempat menggedor-gedor mobil yang kami tumpangi, kami lanagsung menuju Mapolres Brebes untuk melaporkan," terang Nabila. (OL-1)
Kronologi lengkap pembegalan terhadap warga Baduy di Cempaka Putih, Jakarta. Korban terluka, kehilangan barang, dan sempat ditolak rumah sakit
Sandy diringkus setelah berusaha merampas sepeda motor milik warga bersama dua rekannya yang masih buron.
Kampung Bahari di Jakarta Utara dikenal sebagai zona merah narkoba selama lebih dari satu dekade. Jejak bandar, begal, dan jaringan peredaran sabu terus berulang.
GUBERNUR DKI Jakarta Pramono Anung membantah soal rumah sakit di Jakarta menolak warga Baduy bernama Repan yang menjadi korban begal di kawasan Cempaka Putih.
POLISI menangkap tiga pelaku komplotan begal dengan modus berpura-pura menolong korban yang ban kendaraannya disebut mereka oleng, di Kabupaten Deli Serdang.
Albhi dikenal sebagai spesialis begal yang sudah tujuh kali beraksi di berbagai wilayah Medan dan sekitarnya.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved