Headline
Kasus kuota haji diperkirakan merugikan negara Rp622 miliar.
Kumpulan Berita DPR RI
GUBERNUR Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meletakkan batu pertama pembangunan rumah layak huni para pengungsi korban gempa bumi. Pembangunan rumah itu menandai masa rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana.
Pembangunan rumah layak huni dimulai di Desa Jogomulyan, Kecamatan Tirtoyudo, Kabupaten Malang. Tahap awal pembangunan di Desa Jogomulyan itu sebanyak 165 rumah rusak berat atau kerusakan terbanyak ketimbang 12 desa lainnya di Kecamatan Tirtoyudo.
Adapun total rumah rusak di kecamatan itu sebanyak 2.023 unit. Sedangkan sesuai data BPBD Kabupaten Malang, total rumah yang rusak mencapai 6.619 unit, sebanyak 2.306 rumah rusak ringan, 1.922 rumah rusak sedang dan 1.491 rusak berat. Kerusakan rumah tersebar di Kecamatan Dampit (Desa Majang Tengah dan Pamotan), Kecamatan Tirtoyudo (Desa Jogomulyan, Sumbertangkil dan Kepatihan) dan Kecamatan Ampelgading (Desa Tamanasri).
"Hari ini Ibu Gubernur (Khofifah Indar Parawansa) meletakkan batu pertama rumah layak huni di Jogomulyan," tegas Bupati Malang Muhammad Sanusi, Sabtu (17/4).
baca juga: Korban Gempa Malang Minta Percepatan Penanganan Bencana
Sanusi menjelaskan rumah layak huni ini didesain tahan gempa agar korban bencana hidup lebih tenang, secara psikologis dan ekonomi bisa cepat pulih. Keberadaan rumah yang akan dibangun itu sekaligus menandai penanganan bencana memasuki masa rehabilitasi dan rekonstruksi.
"Korban bencana nantinya menempati rumah yang layak sehingga tidak selamanya di tenda pengungsian," katanya.
Pembangunan rumah layak huni itu berada di masing-masing tanah warga yang rumahnya hancur akibat gempa bumi bermagnitudo 6,1 pada Sabtu (10/4) lalu. Sanusi menyatakan proses pendataan kerusakan akibat gempa dituntaskan Sabtu (17/4) ini untuk selanjutnya data dikirimkan ke BNPB pada Senin (19/4). Nantinya, korban bencana mendapatkan bantuan perbaikan rumah Rp10 juta bagi yang rumahnya rusak ringan, Rp25 juta rumah rusak sedang dan Rp50 juta rusak berat. (OL-3)
BMKG melaporkan gempa bumi tektonik di Laut Selatan Sukabumi, Jawa Barat hari ini 13 Maret 2026 dini hari pukul 02.18 WIB. berdasarkan BMKG gempa terkini itu tak berpotensi tsunami
Gempa bumi 5,4 magnitudo yang terjadi berpusat di Kota Sukabumi kedalaman 43 kilometer tidak berpotensi tsunami.
BMKG mencatat sedikitnya 20 gempa bumi berkekuatan magnitudo 2,1 hingga 4,1 terjadi di berbagai wilayah Indonesia pada Selasa (10/3) dini hari.
Menurut BMKG, gempa Sukabumi itu berada di 7.62 LS dan 106.41 BT, 71 kilometer dari barat daya Kabupaten Sukabumi, atau tepatnya ada di 26 kilometer laut.
Gempa bumi berkekuatan magnitudo 6,4 mengguncang wilayah 94 kilometer tenggara Kabupaten Simeulue pada Senin, 3 Maret 2026, pukul 11.56.45 WIB.
Gempa bumi berkekuatan magnitudo 5,0 mengguncang wilayah barat laut Kabupaten Maluku Barat Daya, Provinsi Maluku, pada Selasa pukul 00.40 WIB.
Sasaran rehab ialah sebanyak 55 unit rumah purnawirawan, warakawuri dan veteran TNI-AD yang tersebar di seluruh wilayah Jawa Barat dan Banten.
Upaya penanganan pascabencana harus dilakukan secara kolaboratif. Terutama harus melibatkan berbagai perangkat daerah teknis.
Dari hasil pendataan, terdapat hampir 40 ribu kepala keluarga yang terdata sebagai penerima bantuan stimulan pada tahap 4
Herbalife bekerja sama dengan Habitat for Humanity mengadakan kegiatan 28UILD dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda 28 Oktober di Desa Margamulya, Kecamatan Cimauk, Tangerang.
Pembenahan dilakukan melalui program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya
Program RTLH Korem 074/Warastratama di wilayah Kodim 0723/Klaten, menyasar rumah Sihyem Punjul, 80, warga Dukuh/Desa Melikan, Kecamatan Wedi, Kabupaten Klaten.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved