Sabtu 17 April 2021, 12:29 WIB

Pemprov Jatim Mulai Bangun Rumah Korban Gempa di Malang

Bagus Suryo | Nusantara
Pemprov Jatim Mulai Bangun Rumah Korban Gempa di Malang

MI/Bagus Suryo
Sebuah rumah di Kabupaten Malang, Jawa Timur rusak akibat gempa bumi.

 

GUBERNUR Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meletakkan batu pertama pembangunan rumah layak huni para pengungsi korban gempa bumi. Pembangunan rumah itu menandai masa rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana.

Pembangunan rumah layak huni dimulai di Desa Jogomulyan, Kecamatan Tirtoyudo, Kabupaten Malang. Tahap awal pembangunan di Desa Jogomulyan itu sebanyak 165 rumah rusak berat atau kerusakan terbanyak ketimbang 12 desa lainnya di Kecamatan Tirtoyudo.

Adapun total rumah rusak di kecamatan itu sebanyak 2.023 unit. Sedangkan sesuai data BPBD Kabupaten Malang, total rumah yang rusak mencapai 6.619 unit, sebanyak 2.306 rumah rusak ringan, 1.922 rumah rusak sedang dan 1.491 rusak berat. Kerusakan rumah tersebar di Kecamatan Dampit (Desa Majang Tengah dan Pamotan), Kecamatan Tirtoyudo (Desa Jogomulyan, Sumbertangkil dan Kepatihan) dan Kecamatan Ampelgading (Desa Tamanasri).

"Hari ini Ibu Gubernur (Khofifah Indar Parawansa) meletakkan batu pertama rumah layak huni di Jogomulyan," tegas Bupati Malang Muhammad Sanusi, Sabtu (17/4).

baca juga: Korban Gempa Malang Minta Percepatan Penanganan Bencana

Sanusi menjelaskan rumah layak huni ini didesain tahan gempa agar korban bencana hidup lebih tenang, secara psikologis dan ekonomi bisa cepat pulih. Keberadaan rumah yang akan dibangun itu sekaligus menandai penanganan bencana memasuki masa rehabilitasi dan rekonstruksi.

"Korban bencana nantinya menempati rumah yang layak sehingga tidak selamanya di tenda pengungsian," katanya.

Pembangunan rumah layak huni itu berada di masing-masing tanah warga yang rumahnya hancur akibat gempa bumi bermagnitudo 6,1 pada Sabtu (10/4) lalu. Sanusi menyatakan proses pendataan kerusakan akibat gempa dituntaskan Sabtu (17/4) ini untuk selanjutnya data dikirimkan ke BNPB pada Senin (19/4). Nantinya, korban bencana mendapatkan bantuan perbaikan rumah Rp10 juta bagi yang rumahnya rusak ringan, Rp25 juta rumah rusak sedang dan Rp50 juta rusak berat. (OL-3)


 

Baca Juga

dok.mi

Ada Aturan Baru Dalih Serapan APBD Taput 2021 Minimalis

👤Januari Hutabarat 🕔Kamis 06 Mei 2021, 22:55 WIB
PENYEBAB serapan APBD Taput pada 2021 karena adanya aturan baru yang belum dipahami di masing-masing instansi di...
MI/Ardi Teristi H

Pemudik yang Positif Harus Tanggung Biaya Pengobatan Sendiri

👤Ardi Teristi Hardi 🕔Kamis 06 Mei 2021, 22:40 WIB
Apabila pemudik yang tiba di Jogja dan terkonfirmasi positif covid-19 maka biaya pengobatan serta isolasi ditanggung...
Antara

Vaksinasi Covid di Kota Denpasar mulai Menyasar Seniman

👤Arnoldus Dhae 🕔Kamis 06 Mei 2021, 22:36 WIB
SENIMAN di Kota Denpasar, Bali yang akan berlaga di ajang Pesta Kesenian Bali XLIII Tahun 2021 mengikuti vaksinasi Covid-19 di Kantor Dinas...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Citarum Mulai Harum

  Sudah tiga tahun Sungai Citarum dikeroyok. Sampah mulai berkurang, air terlihat lebih bersih.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya