Sabtu 27 Februari 2021, 12:35 WIB

Lansia di Kota Yogyakarta Mulai Terima Vaksin

Ardi Teristi Hardi | Nusantara
Lansia di Kota Yogyakarta Mulai Terima Vaksin

ANTARA
Seorang lansia menjalani penyuntikkan vaksin COVID-19 di Rumah Sakit Al Islam, Bandung, Jawa Barat, Jumat (26/2/2021)

 

DINAS Kesehatan Kota Yogyakarta mulai memvaksinasi lansia, di atas 60  tahun. Jumlah lansia di Kota Yogyakarta sekitar 46 ribu jiwa.

Sebanyak 20 lansia mengawali pencanangan vaksinasi bagi lansia di Rumah Sakit Pratama, Yogyakarta.

Baca juga: 3 Bendungan Baru di Jatim Ditargekan Rampung Tahun Ini

"Kami resmi mencanangkan vaksinasi Covid-19 bagi lansia warga Kota Yogya. Vaksinasi lansia ini terus dilakukan bertahap sampai selesai," kata Haryadi Suyuti, Wali Kota Yogyakarta, Jumat (26/2) sore.

Kedua puluh lansia yang mengawali vaksin Covid-19 adalah perwakilan dari 14 kecamatan, perwakilan Komisi Daerah (Komda) lansia, dan tamu undangan lansia sebagai percontohan.

Haryadi menyampaikan, pendataan vaksinasi bagi lansia melibatkan Komda Lansia yang ada tiap kelurahan. Dengan cara itu, vaksinasi bisa lebih sistematis dan tidak menimbulkan antrean dan kerumunan.

Lansia mendapat vaksinasi pada tahap kedua karena kesehatan warga lansia lebih rentan. Vaksinasi dapat menciptakan kekebalan dan melindungi lansia dari penularan Covid-19.

"Kami juga mengingatkan, setelah divaksin agar tetap disiplin melaksanakan protokol kesehatan," terang Haryadi.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta Emma Rahmi Aryani menambahkan, pendaftaran vaksinasi untuk lansia terus berjalan. Pemda DIY sudah ada sekitar 6.000 lansia yang terdaftar dalam vaksinasi Covid-19.

Emma berharap, para lansia maupun keluarganya dapat proaktif mendaftarkan melalui laman resmi Kementerian Kesehatan dan dari Dinas Kesehatan. Selain itu, mereka juga dapat memantau berkoordinasi dengan pemerintahan di wilayahnya masing-masing.

"Kami juga tengah mencari mekanisme pelaksanaan vaksinasi Covi-19 bagi lansia agar lokasinya dekat dengan rumah," terang dia.

Vaksinasi bagi lansia memiliki beberapa persyaratan tambahan, yaitu dapat berjalan sekitar 100 meter, bisa naik tangga 10, tidak sesak. tidak memiliki lebih dari 5 penyakit komorbid, dan tidak mengalami penurunan berat badan signifikan dalam setahun.

Yohanes Wahyu Saronto, 74, salah seorang penerima vaksin menceritakan, tidak terasa saat disuntik dan tidak ada reaksi apa-apa.

"Saya tidak punya sakit apa-apa. Semoga masyarakat memahami bahwa ini sangat penting untuk semua," tutup dia. (OL-6)

Baca Juga

DoK MI

Kasus Covid-19 di Riau Kian Mengkhawatirkan

👤Rudi Kurniawansyah 🕔Sabtu 08 Mei 2021, 05:48 WIB
 Kasus positif Covid-19 di Riau kian mengkhawatirkan. Hingga Jumat (7/5) malam terdapat penambahan 628 kasus terkonfirmasi Covid-19...
MI/Denny Susanto

Profil dan Track Record Paslon Jadi Pertimbangan di Banjarmasin

👤Denny Susanto 🕔Sabtu 08 Mei 2021, 05:34 WIB
Profil dan track record paslon menjadi pertimbangan utama pemilih di Banjarmasin, Kalimantan Selatan bukan karena...
dok.pribadi

Masalah Internet Bisa Bikin PON di Papua Ambyar

👤Thomas Harming Suwarta 🕔Jumat 07 Mei 2021, 20:51 WIB
AKSES internet di Papua, terutama di dua kota utama yaitu Kota Jayapura dan Kabupaten Jayapura serta beberapa daerah sekitarnya sampai saat...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Kualitas Kompetisi Harus Ditingkatkan

Regulasi yang dibuat operator dan regulator harus bisa meningkatkan standar liga dan klub

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya