Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
BENCANA hidrometeorologi bersamaan tingginya curah masih menjadi ancaman di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat. Teranyar bencana longsor sebuah tebing di kawasan Puncak Pinus, Kecamatan Cikalongkulon, Sabtu (20/2).
Endik Fitriadi, 45, pengendara motor warga Cikalongkulon, mengatakan tebingnya longsor dipicu hujan yang berlangsung cukup lama. Saat kejadian ia sedang melintas hendak pulang ke rumahnya dari Jonggol. "Tiba-tiba ada tebing yang longsor. Pepohonan juga ikut terbawa hingga ke bahu jalan," kata Endik.
Endik mengaku sempat berhenti di seberang lokasi longsor. Ia ingin memastikan kondisi sebuah bangunan tepat di bawah lokasi tebing. "Ada bangunan yang rusak. Tapi tidak ada korban," ucapnya.
Tak berselang, sejumlah warga berkerumun di lokasi kejadian. Mereka bersama sejumlah elemen aparat terkait ikut membantu menyingkirkan material longsor berupa tanah bercampur bebatuan dan pepohonan.
"Kendaraan sempat tersendat karena material longsor sampai ke bahu jalan. Tapi tidak sampai menimbulkan kemacetan," jelasnya.
Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cianjur, Mochamad Irfan Sofyan, mengaku sudah menerima laporan terjadinya tebing longsor di Kecamatan Cikalongkulon. Petugas BPBD dibantu relawan tangguh bencana (Retana) setempat langsung bergerak ke lokasi.
"Laporan sementara tidak ada korban. Tadi langsung dilakukan evakuasi material longsor," jelasnya.
Irfan mengatakan selalu mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan bencana lantaran intensitas curah hujan masih relatif tinggi. Terutama bagi warga yang bermukim di daerah rawan.
"Masih ada masyarakat yang tinggal di daerah-daerah perbukitan yang rawan longsor. Kami selalu mengingatkan agar waspada," jelasnya. (BK/OL-15)
Sebuah tebing setinggi 15 meter dilaporkan ambrol dan menutup total akses jalan alternatif yang menghubungkan Kabupaten Tasikmalaya menuju Kabupaten Pangandaran.
bencana tanah longsor di Watukumpul, Kabupaten Pemalang menimpa rumah warga, menutup ruas jalan dan mengakibatkan satu orang tewas
Petugas BPBD Kota Sukabumi bersama unsur Forkopimcam setempat langsung mendatangi lokasi. Mereka melakukan evakuasi dan pengamanan area sekaligus asesmen.
SEJUMLAH bangunan rumah warga dan tempat ibadah di Desa Campakawarna, Kecamatan Campakamulya, Kabupaten Cianjur, terdampak bencana tanah longsor, Selasa (3/2) petang.
Selain proses evakuasi, Baznas juga mengaktifkan layanan Dapur Air di lokasi banjir bandang dan longsor di Bandung Barat.
Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Suharyanto menyebut, tanah longsor tidak hanya semakin sering terjadi, tetapi juga menimbulkan korban jiwa dalam jumlah besar.
Mandi air hangat bukan sekadar untuk kenyamanan, melainkan langkah krusial untuk membantu menghilangkan kotoran dari lumpur serta menjaga suhu tubuh agar tidak kedinginan.
hujan menyebabkan adanya genangan-genangan di beberapa tempat. Kondisi ini menjadi faktor utama berkembangnya nyamuk penyebab Demam Berdarah Dengue (DBD)
BMKG merilis prakiraan cuaca Jakarta Kamis 5 Februari 2026. Waspadai potensi hujan petir dan angin kencang di seluruh wilayah DKI Jakarta. Cek detailnya!
Dampak dari kondisi cuaca ini, kata dia, juga berpotensi terjadi gelombang tinggi yang berkisar antara 1,5 meter hingga 2,5 meter di perairan wilayah Aceh bagian barat dan selatan.
Istilah awan kontainer tidak dikenal dalam ilmu meteorologi. Narasi yang beredar di masyarakat merupakan bentuk kesalahpahaman dalam memahami fenomena atmosfer.
Waspada terhadap peningkatan curah hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang bersifat fluktuatif, yang dapat terjadi pada pagi, siang atau sore, malam, hingga dini hari.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved