Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
BUPATI Klaten Sri Mulyani meninjau lokasi banjir di Dukuh Mawen, Desa Pesu, Kecamatan Wedi, Klaten, Minggu (7/2). Banjir di daerah ini akibat tanggul Sungai Slegrengan jebol sepanjang 10 meter, Kamis (4/2) malam.
Hingga saat ini, permukiman warga Dukuh Mawen di Desa Pesu, masih terendam banjir. Warga yang terdampak banjir 125 kepala keluarga. Sebanyak 52 rumah warga yang terendam banjir dan ada di antaranya yang mengungsi.
Dalam peninjauannya di lokasi banjir, Bupati Sri Mulyani bahkan sempat bergabung dengan tim Dinas PU, BBWS Bengawan Solo, serta relawan dan warga desa yang tengah bergotong royong memperbaiki tanggul jebol.
Baca Juga: Warga Terdampak Banjir Klaten Dapat Bantuan Sembako
Kemudian, untuk meringankan beban hidup warga terdampak banjir di Dukuh Mawen, Sri Mulyani menyerahkan bantuan paket sembako. Bantuan ini diserahkan di posko banjir Balai Desa Pesu yang juga dijadikan dapur umum.
Bupati menyatakan prihatin terjadinya banjir di Dukuh Mawen, Desa Pesu, Wedi, yang hingga saat ini belum surut. Bahkan, air banjir ada yang masuk rumah warga. Dari laporan ada 52 rumah warga kemasukan luapan air banjir.
''Untuk korban bencana banjir, bantuan ada dan sudah disiapkan melalui anggaran DSP (dana siap pakai) dan BTT (biaya tidak terduga). Anggaran ini sewaktu-waktu bisa digunakan untuk penanganan bencana di Klaten,'' jelasnya.
Menyoal banjir di Klaten, Bupati Klaten mengatakan, bahwa salah satu penyebab banjir karena masih ada sementara warga yang membuang sampah di sungai. Karena itu, masyarakat diimbau agar tidak membuang sampah di sungai.
Dalam kesempatan tersebut, Sri Mulyani meminta masyarakat untuk waspada menghadapi cuaca ekstrem ini. Karena, menurut ramalan BMKG, musim hujan diperkirakan masih akan berlangsung sampai Maret atau April mendatang.
Sementara itu, Mardiyoto, warga Dukuh Mawen, saat bersih-bersih rumah kepada mediaindonesia.com mengatakan, bahwa keluarganya sempat mengungsi di Pasar Balong, ketika tempat tinggalnya dikepung banjir pada Jumat (5/2).
''Saat banjir bandang, air masuk ke rumah. Akibatnya, banyak peralatan rumah tangga terendam. Bahkan, dokumen penting seperti ijazah terendam banjir. Selain itu, pagar tembok roboh diterjang arus deras banjir,'' imbuhnya.
Selain di wilayah Kecamatan Wedi, banjir akibat hujan lebat pada Kamis (4/2) siang hingga malam hari dan tanggul jebol itu juga terjadi di beberapa wilayah kecamatan lain, seperti di Gantiwarno, Bayat, dan Cawas.
Peninjauan ke lokasi banjir di Dukuh Mawen, Bupati Sri Mulyani didampingi Sekretaris Daerah Jaka Sawaldi, Asisten I Ronny Roekmito, Kalak BPBD Sip Anwar, dan para kepala organisasi perangkat daerah (OPD) terkait. (JS/OL-10)
Bencana yang terjadi dengan demikian bukan sarana memecah belah umat, apalagi provokasi gerakan-gerakan antikeindonesiaan.
Perubahan iklim global kini menjadi realitas ilmiah yang tidak terbantahkan dan berdampak langsung pada meningkatnya risiko bencana di berbagai wilayah, termasuk Sumatra.
GERAKAN Pemuda (GP) Ansor kembali mendistribusikan bantuan terhadap korban terdampak bencana banjir di Kabupaten Pekalongan.
Grup UT akan terus memantau perkembangan situasi di wilayah terdampak serta memperkuat sinergi dan koordinasi dengan berbagai pemangku kepentingan, termasuk pemerintah daerah
Peninjauan banjir Pekalongan dilakukan untuk memastikan keselamatan warga terdampak sekaligus mengecek kesiapan penanganan banjir secara berlapis.
Berdasarkan penelusuran Media Indonesia, Sabtu (17/1) di Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh misalnya, ratusan ribu penyintas banjir masih krisis kebutuhan dasar.
Tujuannya memberi kesempatan kepada masyarakat pengguna layanan menyampaikan usulan, masukan, dan saran kepada penyelenggara pelayanan terkait dengan pelayanan yang diterima.
Ribuan rumah tidak layak huni (RTLH) di Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, perlu ditangani secara sinergi dan kolaborasi gabungan dari berbagai sumber dana .
Kegiatan forum perangkat daerah tersebut, digelar di aula DPUPR Klaten, Senin (23/2), dan dihadiri Komisi III DPRD, jajaran organisasi perangkat daerah (OPD), akademisi, pers, dan LSM.
Polisi menangani dugaan kekerasan seksual anak oleh ayah di Klaten. Terlapor telah diamankan dan proses hukum serta pendampingan korban tengah berjalan.
Langkah tegas ini diharapkan dapat menjamin keamanan dan kenyamanan umat muslim di Klaten selama menjalankan ibadah puasa.
RIBUAN warga dari berbagai daerah di Surakarta dan DI Yogyakarta berebut paket buah durian di Festival Durian 2026 yang digelar di Lapangan Desa Randulanang, Jatinom, Klaten, Minggu (8/2).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved