Kamis 14 Januari 2021, 23:22 WIB

Banjir Luapan Bengawan Jero Meningkat, Warga Mulai Mengungsi

M Yakub | Nusantara
Banjir Luapan Bengawan Jero Meningkat, Warga Mulai Mengungsi

MI/M Yakub
Banjir lamongan

 

BANJIR luapan Bengawan Jero yang melanda di Kabupaten Lamongan, Jatim,  terus meluas di 29 desa tersebar di empat kecamatan, Kamis (14/1) siang.

Padahal, sebelumnya jumlah rumah warga tergenang baru terdata 353 unit disepuluh desa desa yabg tersebar pada 3 kecamatan.

Kondisi tersebut, mengakibatkan jumlah rumah tergenang meningkat tajam menjadi 2.499 unit. Banjir juga memaksa warga mulai mengungsi karena rumah sudah terendam setinggi 50 cm.

" Iya sudah beberapa hari ini kami mengungsi ke rumah orang tua di Gresik," kata Kasduri, warga Desa Blawi, Kecamatan Karangbinangun,  Kamis (14/1) pagi.

Hal ini terpaksa dilakukan karena rumahnya sudah tergenang banjir setingi 50 cm. Dengan kondisi tersebut, lanjut dia, membuat aktivitas keluarga terganggu semua.

" Banjir terus meningkat, sejak seminggu lalu air yang masuk ke rumah juga terus naik," jelasnya.

Ia menjelaskan, untuk perabot rumah tangga terpaksa dinaikan ke tempat yang lebih aman.Termasuk, peralatan dan perabot rumah yang mengunakan listrik. Sebagian warga dikampungnya yang rumahnya sudah terendam banjir sebagian juga mengungsi.

Adapun bagi warga yang tidak mengungsi,  meninggikan rumahnya dengan meninggikan lantai rumah dengan material galian C. " Kami bertahan dirumah sambik menjaga tambak dan rumah," terang Pendik, warga Desa Sooko,Kecamatan Glagah secara terpisah.

Baca juga : Banjir di Badung, Bali, Belasan Rumah Warga dan Kendaraan Terendam

Secara umum, kata dia, warga masih bertahan di rumah. Hanya yang genangandi runahnya sudah terlalu dalam yang terpaksa mengungsi." Kami juga sudahterbiasa kebanjiran. Jadi kalau tidak sangat parah kita ga mengungsi," pungkasnya.

Berdasarkan data dari BPBD Pemkab Lamongan disebutkan, genangan banjir dalam seoekan terakhir mengalami peningkatan. Jika pada pekan sebelumnya jumlah rumah tergenang 353 unit di sepuluh desa desa yag tersebar pada 3 kecamatan.

Kini genangan itu meningkat di empat krcamatan dengan jumlah rumah tergenang sebanyak 2.499 unit. Rinciannya, sebanyak  1.307 rumah tergenang di sembilan desa di Kecamatan Karangbinangun.

Sedangkan di Kecamatan Glagah banjir melanda di delapan desa dengan rumahyang tergenang banjir 480 unit.

Sementara itu di Kecamatan Kalitengah ada delapan desa dengan 419 rumah tergenang banjir dan di Kecamatan Deket jumlah rumah terdampak banjir sebanyak 283 unit yang tersebar di empat desa. (OL-2)

Baca Juga

ANTARA FOTO/Fiqman Sunandar

BMKG Sampaikan Analisa Terkait Bencana di Sulawesi Utara

👤Mediaindonesia.com 🕔Sabtu 23 Januari 2021, 01:30 WIB
Massa udara yang bertemu di Sulut merupakan massa udara basah yang terbawa dari Samudera Pasifik sebelah...
Antara/Aloysius Jarot Nugroho

Wabup Pringsewu Dorong Budidaya Ikan di Tengah Pandemi

👤Mediaindonesia.com 🕔Sabtu 23 Januari 2021, 00:02 WIB
Wakil Bupati Pringsewu Fauzi mengajak masyarakat kabupaten setempat membudidayakan ikan guna meningkatkan perekonomian saat pandemi...
MI/Gabriel Langga

Satgas Covid Sikka Mulai Tertutup kepada Wartawan

👤Gabriel Langga 🕔Jumat 22 Januari 2021, 21:50 WIB
SATGAS Covid-19 Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur, mulai tertutup kepada wartawan. Padahal semula,sangat terbuka memberikan informasi...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya