Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
BALAI Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) mencatat guguran lava pijar Gunung Merapi masih sering terjadi. Pada periode pengamatan Selasa pukul 00.00-06.00 WIB, Selasa (12/1), guguran lava pijar terjadi sebanyak 14 kali, sedangkan sepanjang Senin (11/1) sebanyak 25 kali.
"Guguran lava pijar 14 kali dengan jarak luncur maksimum 600 meter ke hulu Kali Krasak (pada 12/1 dari pukul 00.00-06.00)," terang Hanik Humaida, Kepala BPPTKG, Selasa (12/1).
Baca juga: Legislator di Papua Wacanakan Pembenukan Provinsi Wilayah Saireri
Pada periode tersebut, BPPTKG juga mencatat 39 kali gempa guguran dengan amplitudo 4-20 mm selama 18,2-105 detik, 5 kali gempa embusan dengan amplitudo 3-7 mm selama 10,6-14,7 detik, 21 kali gempa hybrid/fase banyak dengan amplitudo 3-27 mm selama 5.6-13 detik, dan sekali gempa vulkanik dangkal dengan amplitido 75 mm selama 12,4 detik.
Dari pngamatan visual, asap kawah teramati berwarna putih dengan intensitas tebal dan tinggi 200 meter di atas puncak kawah.
Sementara itu, pada pengamatan sepanjang Senin (11/1), dari pukul 00.00-24.00, BPPTKG mencatat, aap warna putih dengan intensitas sedang hingga tebal dengan ketinggian 400 m di atas puncak.
Guguran lava pijar teramati 25 kali dengan jarak luncur maksimal 600 m ke hulu Kali Krasak. Deformasi EDM Babadan mengalami laju rata-rata sebesar 9 cm/hari (dalam 3 hari),
Dari data kegempaan, BPPTKG mencatat 149 guguran, 3 tektonik, 163 hybrid/fase banyak, 33 embusan, dan 40 vulkanik dangkal.
BPPTKG tetap mempertahankan status siaga (sejak 5 November 2020). Jarak maksimum adalah 5 kilometer (dari puncak Merapi).
Baca juga: Longsor Sumedang, Baru 16 Korban Ditemukan
Penambangan di alur sungai sungai yang berhulu di G Merapi dalam kawasan rawan bencana (KRB) Ill direkomendasikan untuk dihentikan. Pelaku wisata agar tidak melakukan kegiatan wisata di KRB Ill G Merapi, termasuk kegiatan pendakian ke puncak G Merapi.
Pemerintah Kabupaten Sleman, Kabupaten Magelang Kabupaten Boyolali dan Kabupaten Klaten direkomendasikan agar mempersiapkan segala sesuatu yang terkait dengan upaya mitigasi) bencana akibat letusan Gunung Merapi yang bisa terjadi setiap saat. (OL-6)
Peralatan pemantau aktivitas Gunung Merapi mencatat lonjakan kegempaan selama periode Jumat (9/1) hingga Kamis (15/1), dengan total 1.277 kejadian gempa.
Jarak luncur ke-8 kali awan panas guguran itu maksimum 1.500 meter dari puncak dan mengarah ke barat daya atau mengarah ke hulu Kali Krasak, Bebeng dan Sat/Putih.
BPPTKG Yogyakarta melihat adanya sedikit perubahan morfologi pada kubah barat daya Gunung Merapi, akibat perubahan volume kubah dan aktivitas guguran lava.
BPPTKG Yogyakarta menyatakan luncuran awan panas guguran maupun lava Gunung Merapi, masih dalam jarak aman dari permukiman maupun destinasi wisata di lereng gunung itu.
BADAN Geologi ESDM menyebut dari sekitar 500 gunung api di Indonesia, pertengahan Desember ini sebanyak 3 gunung berstatus siaga, 24 waspada, dan total 127 gunung api berstatus aktif.
"Jadi memang wajar (terjadi guguran) ketika musim hujan di bulan November, Desember (2025), kemudian puncaknya nanti Januari, Februari (2026) itu intensitas guguran akan sedikit meningkat,"
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved