Headline
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAH Provinsi Sumatera Utara (Sumut) menilai keberhasilan daerahnya dalam program pembangunan berkelanjutan, layak menjadi contoh Perencanaan Pembangunan Hijau atau Green Growth Plan bagi daerah lain.
Sekretaris Daerah Provinsi Sumut Raja Sabrina mengutarakan, pihaknya mengetahui Pemerintah Pusat sangat mendorong kebijakan pembangunan nasional yang di antaranya adalah perencanaan kelapa sawit berkelanjutan.
"Ini dapat memberikan manfaat bagi generasi ke depan dan menjadi tren pembangunan negara kita saat ini. Kita berharap capaian Green Growth Plan dapat sesuai dengan target di daerah. Sumut dapat dijadikan contoh," ungkap Raja Sabrina, Rabu (2/12).
Keberhasilan Sumut dalam program pembangunan yang berkelanjutan sejauh ini telah menjadi perhatian pemodal dalam memertimbangkan Sumut menjadi tujuan investasi. Dan Gren Growth Plan menjadi kebijakan untuk mempertebal daya saing menjadi tujuan investasi, salah satunya karena memastikan pemenuhan pangan dengan tetap menjaga kelestarian wilayah.
Manajemen perencanaan pembangunan hijau diyakini mampu menekan dan mengendalikan dampak terjadinya perubahan iklim yang saat ini terus menjadi isu global. Karena itu semua pihak, termasuk sektor swasta, diharapkan untuk ikut berpartisipasi dan bersama-sama mewujudkannya.
Sabrina menjelaskan, salah satu bagian dari capaian indikator pendukung kelestarian lingkungan, yakni posisi Provinsi Sumut yang sangat dekat dengan Selat Malaka. Selat Malaka merupakan salah satu jalur perdagangan internasional tersibuk di dunia, serta dekat dengan Malaysia, Singapura dan Thailand.
Sumut memiliki daratan seluas 72.981,23 km² dan perairan seluas 108.878,77 km². Yang mana penggunaan lahan didominasi oleh perkebunan seluas 2.946.512 hektare atau sekitar 40,37% dari luas daratan.
Hutan di Provinsi Sumut tercatat seluas 3.009.212,24 hektare atau sebesar 41,23% dari luas wilayah daratan Sumut.
Hal ini, menurut Sabrina, masih sesuai dengan persyaratan yang diamanatkan pada Undang-Undang Nomor 41 Tahun 1999 tentang Kehutanan, yang mengatur bahwa 30% dari luas lahan hutan harus dipertahankan.
Dari sisi ekonomi, distribusi pertumbuhan Sumut terbesar ditopang oleh pertanian, kehutanan dan perikanan, dengan rata-rata selama periode 2017-2019 tercatat mencapai 24,83%.
Kondisi ini menunjukkan bahwa produktivitas ekonomi Sumut masih bergantung kepada pengelolaan sumber daya alam, khususnya di sektor pertanian, kehutanan dan perikanan.
Sumut juga memiliki kebijakan perkebunan kelapa sawit berkelanjutan tahun 2020-2024. Juga rencana aksi daerah tujuan pembangunan berkelanjutan atau sustainable development goal's Provinsi Sumut tahun 2019-2023. Termasuk rencana penggunaan aspal karet untuk pembangunan jalan. (OL-13)
Baca juga: Pembangunan Hijau Topang Pertumbuhan RI
Ia menilai pesan utama Prabowo adalah penguatan postur pertahanan sekaligus membangun kepercayaan publik terhadap negara.
DEWAN Pimpinan Pusat Generasi Muda Pembaharu Indonesia (Gempar Indonesia) mendesak pemerintah untuk mengakselerasi pembangunan di wilayah Tertinggal, Terdepan, dan Terluar (3T).
SELAMA ini kita terlalu sering memaknai pembangunan sebagai pembangunan fisik: jalan, jembatan, gedung, kawasan industri, dan infrastruktur digital, tapi melupakan manusia
WAKIL Ketua MPR RI, Lestari Moerdijat, mengatakan landasan kerja yang berwawasan lingkungan dan berkelanjutan harus menjadi acuan para pemangku kepentingan dalam pembangunan.
Salah satu dari empat tokoh tersebut berasal dari Indonesia adalah Marine Novita (Co-founder MilikiRumah)
Di tengah upaya pembangunan SDGs, muncul pertanyaan penting mengenai bagaimana sumber daya dapat dimobilisasi untuk menutup kesenjangan pembangunan
kesadaran bahwa momen kesempatan dalam menanggulangi perubahan iklim itu harus diambil.
SEKTOR industri di Indonesia berperan vital sebagai penopang utama dalam pertumbuhan ekonomi dan penciptaan lapangan kerja. Oleh karena itu, diperlukan kebijakan yang diorientasikan
Indonesia mengajak negara anggota ASEAN memandang penghijauan industri manufaktur sebagai peluang, alih-alih sebagai kebuntuan.
TEMA global saat ini yang kian memukau ialah mendorong masa depan yang lebih baik dengan keuangan berkelanjutan dan pelaporan implementasi prinsip environmental, social and governance (ESG).
ANTAM akan memperkuat hilirisasi mineral lewat proyek pembangunan pabrik feronikel berkapasitas 13.500 ton nikel per tahun di Halmahera Timur, Kepulauan Maluku.
Kedatangan mahasiswa-mahasiswa yang disponsori oleh pemerintah Australia melalui program New Colombo Plan (NCP).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved