Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
BADAN Pelaksana Otorita Labuan Bajo menargetkan ribuan kamar hotel atau resor dibangun di kawasan destinasi yang dicanangkan masuk dalam kategori premium atau kelas atas. Pembangunan tersebut juga dalam rangka persiapan Indonesia sebagai tuan rumah tuan rumah Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G-20 di 2022 dan ASEAN Summit 2023 mendatang.
Kawasan Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur dipilih menggelar agenda internasional itu. "Terkait amenitas di Labuan Bajo, saat ini kamar di hotel sekitar 1.000 ruang lebih. Rencananya tahun depan dibangun 778 kamar. Nanti jumlah kamar ada 2.000. Itu juga dalam persiapan G20 pada 2022," ungkap Shana dalam Rapat Koordinasi Nasional Percepatan Pengembangan Lima Destinasi Pariwisata (DPSP), di kanal Youtube Kemenko Maritim dan Investasi, Jumat (27/11).
Dalam paparan data yang diperlihatkan Shana, terlihat rencana pembangunan 778 kamar hotel atau resor tersebar di hotel Gran Melia, Pulau Badjo, dengan jumlah kamar yang dibangun mencapai 40 unit.
Ada pula di Mercure Komodo Labuan Bajo Resort, Pulau Badjo, jumlah kamar yang dibangun mencapai 200 unit. Di Alila Komodo Resort, Menjaga Peninsula, akan dibangun 120 kamar.
Courtyard by Marriot Komodo Resort yang berada di Soekarno-Hatta, kamar yang direncanakan sebanyak 158 unit. Terakhir Mawatur Resort di Desa Batu Cermin, jumlah kamar yang dibangun mencapai 260 unit.
Dalam paparan tersebut juga disebutkan, hotel yang dibangun ialah bintang 5 dan menawarkan aktivitas keseharian warga Flores. Terdapat juga tempat makan yang otentik dan khas daerah. "Ada 16 negara yang diincar sebagai target wisatawan premium di Labuan Bajo," pungkas Shana. (OL-14)
KANTOR Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas III Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur (NTT), menutup total pelayaran wisata ke perairan Taman Nasional Komodo akibat cuaca ekstrem.
Polda NTT mengambil langkah responsif dan tegas dalam menangani tragedi tenggelamnya kapal wisata semiphinisi KM Putri Sakinah di perairan Selat Padar, kawasan Taman Nasional Komodo.
Selain melakukan pengawasan, petugas kepolisian juga aktif memberikan edukasi keselamatan kepada calon penumpang sebelum naik kapal.
OPERASI pencarian dan pertolongan (SAR) korban tenggelamnya KM Putri Sakinah telah resmi ditutup. Namun, sejumlah perwakilan keluarga korban memilih tetap bertahan di Labuan Bajo, NTT
KANTOR Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas III Labuan Bajo resmi membuka kembali pelayaran wisata menuju kawasan Taman Nasional Komodo mulai Jumat, 9 Januari 2026.
Saat ini sekitar 90% wisatawan yang datang ke Labuan Bajo melakukan aktivitas di laut, mulai dari menyelam, snorkeling, hingga wisata bahari lainnya
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved