Headline
Pemerintah menyebut suplai minyak dari Amerika akan meningkat.
Pemerintah menyebut suplai minyak dari Amerika akan meningkat.
Kumpulan Berita DPR RI
DINAS Perikanan dan Pangan Kabupaten Solok, Sumatera Barat menilai kearifan lokal berupa ikan larangan mampu menjaga danau agar tetap bersih dan terhindar dari penangkapan ikan secara berlebihan. Kepala Dinas Perikanan dan Pangan Kabupaten Solok, Admaizon di Arosuka Minggu (15/11), mengatakan masyarakat di sekitar danau telah sepakat untuk mengikuti aturan tersebut. Kemudian tidak menangkap ikan di tempat yang telah dianggap sebagai keramat.
"Bahkan mereka percaya apabila dilanggar akan mendapatkan konsekuensi tertentu yang sudah ada sejak dulunya," ujar Admaizon.
Menurut dia kearifan lokal berupa ikan larangan tersebut bertujuan untuk menjaga agar danau tetap bersih dan tingkat produksi ikan tidak menurun karena terhindar dari penangkapan ikan secara berlebihan.
Ia juga meminta masyarakat di sekitar danau sepakat untuk mengikuti aturan tersebut dan tidak melakukan penangkapan ikan di tempat yang telah dianggap keramat hingga dalam waktu tertentu. Pada umumnya produksi perikanan perairan di Kabupaten Solok mengalami peningkatan setiap tahunnya. Namun saat ini persentase pertumbuhan semakin berkurang.
"Pertumbuhan yang semakin berkurang ini disebabkan perubahan iklim, kemarau panjang, dan penangkapan. Hal ini akan mengakibatkan punahnya ikan yang berada di danau tersebut," kata dia.
Ia menyebutkan target produksi perikanan tangkap pada 2019 sebesar 548,00 ton dan realisasi produksi perikanan tangkap 2019 sebesar 558,06 ton.
"Produksi perikanan tangkap tahun 2018 sebesar 507,14 ton dan mengalami kenaikan pada 2019 sebesar 50,92 ton," ucap dia.
Produksi ikan bilih di Danau Singkarak juga sempat mengalami penurunan pada 2019 lalu. Hal itu disebabkan karena cuaca ekstrem yang menimbulkan arus balik sehingga terjadi kekeruhan, menggunakan penangkapan ikan berupa bom dan putas, dan banyaknya bagan yang ditemukan di sekitar danau.
"Kemudian, masyarakat menangkap ikan di alahan dan menggunakan mata jaring yang berukuran kecil, sehingga banyak ikan bilih yang tertangkap dalam kondisi bertelur," ujar dia.
baca juga: Tanah Bumbu Terus Berupaya Cetak Sarjana
Untuk mengatasi hal itu, saat ini Dinas Perikanan dan Pangan Kabupaten Solok telah melakukan pembinaan dan memfasilitasi masyarakat berupa alat tangkap dengan mata jaring yang berukuran lebih besar. Serta adanya kegiatan konservasi perikanan melalui pengadaan reservat, pengembangan lubuk larangan, dan pemasangan plang ikan larangan.
Dinas Perikanan dan Pangan Kabupaten Solok sudah melakukan pengelolaan dana dari sektor perikanan salah satunya dengan memberikan bantuan alat tangkap ikan yang ramah lingkungan.
"Saat ini bantuan tersebut telah diserahkan ke para nelayan di sekitar Danau Singkarak," ujar dia. (Ant/OL-3)
PT Kereta Api Indonesia II Sumatera Barat (Sumbar) mengimbau masyarakat tidak melakukan aktivitas di sekitar jalur rel, termasuk kegiatan menunggu waktu berbuka puasa atau ngabuburit.
PEMERINTAH Provinsi Sumatra Barat (Sumbar) menegaskan penertiban aktivitas Pertambangan Tanpa Izin (PETI) di wilayah Sumbar masih berjalan melalui kerja tim terpadu lintas sektor.
PEMERINTAH pusat telah menyiapkan total anggaran sebesar Rp2,6 triliun untuk Sumatera Barat (Sumbar), untuk kegiatan rehabilitasi dan rekonstruksi infrastruktur pascabencana.
Kemeninves sampai Danantara diyakini bisa menjadi jalan keluar terbaik untuk mengelola lahan perkebunan sampai pertambangan ini.
Barita mengatakan upaya hukum ini diharapkan dapat memberikan kejelasan terhadap penyebab bencana di Sumatra.
Pembangunan huntara dilakukan di tiga provinsi terdampak bencana di Sumatra. Rinciannya, sebanyak 16.282 unit huntara dibangun di Aceh, 947 unit di Sumatra Utara, dan 618 unit di Sumatra Barat.
Industri galangan kapal nasional menyambut positif rencana pemerintah memberikan insentif fiskal berupa pembebasan bea masuk hingga 0%.
Presiden Prabowo Subianto percepat pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih, dengan progres tahap pertama 50%.
SEBANYAK 12 negara pemilik pantai yang ada di Samudera Hindia menggelar pertemuan membahas ikan tuna di 30th Session of the Coastal States Alliance (CSA 030) 30-31 Januari 2026 di Kuta Bali.
Saat ini daya tampung Pelabuhan Muara Angke hanya berkisar 400 hingga 500 kapal.
Sebagai produsen ikan terbesar kedua di dunia, sekitar 95% tangkapan ikan Indonesia berasal dari perikanan skala kecil.
Pelabuhan Perikanan Samudera (PPS) Kendari mencatat produksi ikan di pelabuhan ituIkan Layang dan Tuna Dominasi Hasil Tangkapan di Pelabuhan Kendari mencapai 80–100 ton per hari.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved