Headline
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Kumpulan Berita DPR RI
“JATIM sudah bebas dari zona merah.” Kabar gembira itu ditiupkan Gubernur Khofifah Indar Parawansa, di Surabaya, kemarin.
Tidak asal mengumumkan. Khofifah mengaku kondisi itu merupakan catatan yang dibuat Gugus Tugas Covid-19 Nasional.
Dari 38 kota dan kabupaten, 28 wilayah di Jawa Timur berkategori oranye atau risiko sedang, sementara 10 lainnya berada di zona kuning alias risiko rendah.
Apa rahasianya? “Satu bulan terakhir, penanganan pandemi di Jatim fokus pada perubahan perilaku. Kami mengampanyekan penggunaan masker secara masif,” tutur Khofi fah.
Dia tidak sendiri. Semua tokoh dilibatkan dan diajak ikut dalam operasi yustisi. Tidak hanya memberikan hukuman, tetapi juga penghargaan kepada warga yang mematuhi protokol kesehatan.
“Penegakan disiplin protokol kesehatan sudah menjangkau 1,2 juta warga lebih. Setelah adanya operasi yustisi, kepatuhan masyarakat meningkat,” tandasnya.
Salah satu contoh dilakukan di Kabupaten Malang. Pemkab membentuk Tim Pemburu Pelanggar Protokol Kesehatan.
Mereka menggelar operasi yustisi hingga ke kampungkampung. Warga yang tidak mengenakan masker langsung mendapat sanksi menyanyikan Indonesia Raya. Mereka juga wajib memakai kalung berisi janji tidak mengulangi pelanggaran.
“Jumlah pelanggaran terus menurun. Hari ini ada 8 pelanggar, turun dari hari sebelumnya 15 pelanggar,” kata Kepala Seksi Ketentraman Kecamatan Singosari, Syamsul, yang menggelar operasi yustisi, kemarin.
Edy marah Saat Khofifah semringah, Edy Rahmayadi justru berang. Kemarin, Gubernur Sumatra Utara itu berkunjung ke Kabupaten Mandailing Natal.
Ia pun berkesimpulan, penanganan wabah di daerah ini amburadul. “Saya khawatir covid-19 akan semakin menyebar, tidak terkendali, karena ditangani serampangan.”
Mantan tentara itu menilai pengananan, sosialisai, dan penerapan protokol kesehatan di Mandailing Natal kurang maksimal. “Saya kecewa,” tegasnya.
Saat ini, daerah itu dipimpin Pjs Bupati Dahler Lubis. Sebelumnya, Bupati Dahlan Nasution menjadi orang nomor satunya.
Di Cianjur, Jawa Barat, Pj Bupati Dudi Sudarjat Abdurachim juga melihat tingkat kepatuhan warga untuk disiplin menerapkan protokol kesehatan belum seragam. Padahal, pemkab sudah banyak membagikan masker dan cairan pembersih tangan.
“Masih banyak warga yang tidak bermasker saat beraktivitas di luar rumah. Memang Cianjur masuk zona kuning, tetapi disiplin prokes harus dijaga,” tandasnya.
Bukti belum taatnya masyakarat juga terjadi di Sumatra Selatan. Operasi yustisi yang digelar setiap hari selalu mendapati warga yang melanggar protokol kesehatan.
“Dari 14 September-5 Oktober, sudah ada 107 ribu warga yang terjaring melanggar prokes. Mereka mendapat teguran lisan sampai dikenai denda,” kata Kabid Humas Polda Komisaris Besar Supriadi.
Sementara di Yogyakarta, pemerintah kota membagikan masker untuk warga Pasar Beringharjo. “Kami terus membagikan masker supaya Yogyakarta tertib dan taat protokol kesehatan,” ungkap Asisten Pemkot Sisruwadi. (BN/PS/BY/BB/DW/AT/N-2)
GERAKAN Ekonomi Kreatif Nasional (Gekrafs) Jawa Timur dan Gekrafs Jawa Tengah turut berpartisipasi dalam kegiatan Misi Dagang dan Investasi antarprovinsi yang digelar pada 29 Januari 2026.
Kapal tanker MT Abigail milik Pertamina dilaporkan kandas dan terdampar di kawasan Pantai Panduri, Tuban, setelah dihantam gelombang tinggi dan angin kencang.
Pembangunan Sekolah Garuda bisa pembangunan baru atau dengan mentransformasi sekolah-sekolah yang sudah ada.
ASN di Jatim diajak membangun kebijakan yang cerdas dan berdampak melalui penguatan sumber daya manusia (SDM) berkualitas serta pemanfaatan teknologi digital.
WAKIL Ketua Komisi VIII DPR RI, Singgih Januratmoko, menegaskan bahwa kejadian penampilan goyang biduan di panggung peringatan Isra Mikraj di Banyuwangi, Jawa Timur bukan masalah sepele.
KETUA PP Muhammadiyah, Anwar Abbas, sangat menyesalkan adanya acara menyanyi dan berjoget seusai acara peringatan Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved