Headline
Gibran duga alih fungsi lahan picu tanah longsor di Cisarua.
Gibran duga alih fungsi lahan picu tanah longsor di Cisarua.
Kumpulan Berita DPR RI
BENCANA alam masih menjadi ancaman di berbagai wilayah di Indonesia. Karena itu, penanganan bencana harus dilakukan secara terpadu dengan cara gotong royong, oleh TNI, Polri, Tagana, unsur pemerintah, dan masyarakat.
Untuk itu Kementerian Sosial mengoordinasikan penanganan bencana dengan membentuk Kawasan Siaga Bencana. Ada 471 kawasan yang sudah diinventarisasi dan akan ditetapkan.
Kemarin, Menteri Sosial Juliari P Batubara menetapkan Kawasan Siaga Bencana (KSB) yang ke-8, yakni Kabupaten Kulonprogro. KSB meliputi Kecamatan Temon, Galur, Panjatan, dan Karangwuni,” ujarnya.
Sebelumnya, Kementerian Sosial juga sudah menetapkan 7 KSB di Cilacap dan Kebumen, Jawa Tengah, serta Pangandaran, Jawa Barat.
“Pengembangan KSB dilakukan sebagai upaya meningkatkan kesiapsiagaan dan mitigasi masyarakat dalam mengantisipasi kejadian bencana luar biasa dan mengurangi risiko bencana. Kami bekerja sesuai arahan Presiden untuk meningkatkan kesiapsiagaan bencana di daerah rawan bencana,” lanjut Menteri.
Mantan anggota DPR RI dua periode itu menambahkan KSB merupakan pengembangan kampung siaga bencana yang jumlahnya sudah mencapai 741 kampung. Pengembangan dilakukan untuk mengantisipasi bahaya tanah longsor, banjir, dan gempa karena tumbukan lempeng yang memicu tsunami.
Direktur Jenderal Perlindungan dan Jaminan Sosial Pepen Nazaruddin menambahkan KSB fokus untuk memberikan edukasi kepada masyarakat. KSB juga memfasilitasi penyusunan standar pelayanan minimal bidang penanggulangan bencana. “Kami mengembangkan penanggulangan bencana berbasis masyarakat.” (AT/N-2)
Wakil Ketua DPR RI Cucun Ahmad Syamsurijal meninjau dan mengevaluasi penanganan bencana longsor di Desa Pasirlangu, Bandung Barat
Kondisi cuaca signifikan ini dipicu oleh penguatan Monsun Asia dan pengaruh tidak langsung dari Siklon Tropis Luana yang terpantau bergerak di selatan perairan Indonesia.
Ia mengatakan dua korban diduga tertimbun longsor saat bekerja di area pertanian/perkebunan dan jauh dari pemukiman penduduk.
BPBD Kabupaten Bandung Barat bersama lintas instansi gabungan masih melakukan pendataan lanjutan dan pemantauan di lokasi terdampak longsor Bandung Barat.
Peristiwa longsor Bandung Barat tersebut terjadi sekitar pukul 03.00 WIB. Berdasarkan keterangan saksi mata di sekitar lokasi longsor Bandung Barat, kejadian itu diawali suara gemuruh keras.
HINGGA Sabtu, (24/1) siang, sebanyak 82 orang masih dinyatakan hilang dalam peristiwa longsor di Kampung Pasir Kuning, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved