Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
Sejumlah siswa kelas IV Sekolah Dasar Negeri 4 Kertasari telah melakukan kegiatan belajar mengajar (KBM) tatap muka secara terbatas berada di Masjid Al Ikhlas, lingkungan Citapen, Kelurahan Kertasari, Kecamatan Ciamis, Kabupaten Ciamis, pada Selasa (21/7). Proses kegiatan dilakukan di masjid lantaran sekolahnya belum mendapatkan izin beroperasi sejak pandemi Covid-19.
Wali Kelas IV SDN 4 Kertasari, Yuyu Yuliana mengatakan, proses KBM secara terbatas itu baru dilakukannya satu kali pada tahun ajaran baru. Sebelumnya, proses pembelajaran hanya dilakukan secara daring tapi dari mereka tidak memiliki handpone tetapi pada tahun ajaran sekarang belum bisa tatap muka di sekolah karena aturannya masih secara daring dan luring.
"Dalam setiap pekan sekali, para guru harus melakukan tatap muka dengan siswa untuk memberikan materi pembelajaran, mengingat belajar secara daring yang dilakukannya tidak akan efektif kepada anak SD jika tetap digelar tanpa adanya tatap muka," katanya, Selasa (21/7/2020).
Baca Juga: Sekolah akan kembali Tatap Muka
Yuyu mengatakan, proses tatap muka selama ini dilakukannya secara terbatas dari total 23 siswa kelas IV SDN 4 Kertasari dan sekolah juga membaginya menjadi tiga kelompok yang didasarkan kepada zonasi tempat tinggal dan setiap kelompok berjumlah 7-8 siswa. Namun, dalam KBM tatap muka juga tetap mematuhi protokol kesehatan yang berlaku, seperti cuci tangan, memakai masker, dan menjaga jarak.
"Kegiatan yang dilakukannya di masjid semua itu harus menerapkan protokol kesehatan agar para siswa lebih memahami termasuknya bisa meminimalisir penyebaran virus korona. Akan tetapi, selama itu tetap dilakukannya supaya para orang tua juga bisa membekali anaknya berupa masker dan harus sering kali mencuci tangan," ujarnya.
Menurutnya, dari tiga kelompok yang dibagi salah satunya melakukan proses tatap muka terbatas di lingkungan masjid. Sementara dua kelompok lainnya memilih di rumah salah satu siswa hingga penentuan lokasi sepenuhnya itu ditentukan oleh musyawarah orang tua siswa dan Wali kelas tinggal datang ke lokasi yang telah disepakati untuk memberikan materi.
Baca Juga: Orangtua Boleh Tolak Belajar Tatap Muka
"Proses tatap muka yang dilakukan selama ini memberikan materi pembelajaran terutama yang sulit diajarkan secara daring. Kalau untuk materi yang perlu penjelasan, memang harus dilakukannya secara tatap muka tetapi dalam proses pembelajaran secara daring dan luring hanya dilakukan di luar lingkungan sekolah tak efektif dilakukan pada para siswa dan proses belajar juga tak semua siswa dapat langsung memahami materi pelajaran yang diberikan tanpa ada penjelasan langsung," paparnya.
Dia mengungkapkan, penyebaran virus korona selama ini belum teratasinya pandemi Covid-19 membuat kegiatan di sekolah masih belum diizinkan kembali dibuka dan mau tidak mau, segala cara harus dilakukan agar anak tetap dapat belajar dengan cara tak mengorbankan keselamatan siswa. "Kita sih inginnya kembali ke sekolah, tetapi aturan pemerintah masih belum boleh dan selama ini masih mengikuti aturan dan yang terpenting proses belajar bisa terlaksana," pungkasnya. (AD/OL-10)
Ia menjelaskan, salah satu langkah pencegahan yang dilakukan adalah melakukan vaksinasi untuk kepada masyarakat.
Bencana banjir di Sumatra memicu kritik terhadap respons pemerintah. Sosok almarhum Achmad Yurianto kembali dikenang atas perannya sebagai juru bicara pemerintah saat pandemi Covid-19.
Termometer perlu disterilisasi untuk membunuh kuman dan bakteri jika digunakan pada banyak orang.
DALAM beberapa minggu terakhir, rumah sakit dan klinik di wilayah Jabodetabek mencatat peningkatan signifikan pasien dengan gejala flu yang mirip covid-19.
KEPALA Biro Komunikasi dan Persidangan Kemenko PMK, Budi Prasetyo, mengatakan pemerintah berencana pola penanganan tuberkulosis (Tb)) akan dilakukan secara terpadu seperti covid-19.
MENTERI Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengusulkan data program keracunan Makan Bergizi Gratis (MBG) dilaporkan secara rutin seperti laporan covid-19 pada saat pandemi lalu.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved