Headline
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Kumpulan Berita DPR RI
DUA pemuda di Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, ditangkap Kepolisian Resor (Polres) setempat, Senin (13/7). Maliji, 24, dan Mohammad Habilullah, 21, warga Desa Prenduan, Kecamatan Pragaan, Sumenep, dicokok polisi karena diduga menjadi peracik bom ikan atau bondet. Keduanya diancam dengan Undang-Undang Darurat dengan ancaman pidana selama 20 tahun.
Polisi menyatakan keduanya menjadi target operasi pembuatan bahan peledak berupa potas dan bom ikan tanpa izin yang beberapa waktu meledak dan kerap digunakan nelayan di wilayah itu. "Sudah lama kami melakukan penyelidikan hingga memastikan untuk menangkap keduanya," kata Kasubag Humas Polres Sumenep Ajun Komisaris Widiarti.
Polisi, kata Widiari, berhasil menyita barang bukti berupa serbuk putih yang dipastikan sebagai bahan utama pembuatan potas dan bondet. Dari hasil pemeriksaan sementara keduanya mengakui telah membuat bondet.
Pihaknya nasih menggali dari mana bahan pembuatan potas dan bondet itu diperoleh. "Kami juga sedang menggali jaringan peredaran hasil produksinya di kalangan nelayan maupun masyarakat umum," kata Widiarti. (R-1)
GERAKAN Ekonomi Kreatif Nasional (Gekrafs) Jawa Timur dan Gekrafs Jawa Tengah turut berpartisipasi dalam kegiatan Misi Dagang dan Investasi antarprovinsi yang digelar pada 29 Januari 2026.
Kapal tanker MT Abigail milik Pertamina dilaporkan kandas dan terdampar di kawasan Pantai Panduri, Tuban, setelah dihantam gelombang tinggi dan angin kencang.
Pembangunan Sekolah Garuda bisa pembangunan baru atau dengan mentransformasi sekolah-sekolah yang sudah ada.
ASN di Jatim diajak membangun kebijakan yang cerdas dan berdampak melalui penguatan sumber daya manusia (SDM) berkualitas serta pemanfaatan teknologi digital.
WAKIL Ketua Komisi VIII DPR RI, Singgih Januratmoko, menegaskan bahwa kejadian penampilan goyang biduan di panggung peringatan Isra Mikraj di Banyuwangi, Jawa Timur bukan masalah sepele.
KETUA PP Muhammadiyah, Anwar Abbas, sangat menyesalkan adanya acara menyanyi dan berjoget seusai acara peringatan Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved