Headline
Gibran duga alih fungsi lahan picu tanah longsor di Cisarua.
Gibran duga alih fungsi lahan picu tanah longsor di Cisarua.
Kumpulan Berita DPR RI
KABUPATEN Pesisir Selatan, Sumatra Barat, optimistis mampu menjaga ketahanan pangan di era wabah covid-19. Pasalnya, daerah ini sudah membangun 24 lumbung pangan yang tersebar di sejumlah lokasi. "Dari jumlah itu, 14 sudah menjadi lumbung mandiri, 8 dalam pengembangan dan 2 masih tahap penumbuhan. Untuk menumbuhkan lumbung pangan, pemerintah kabupaten memberikan bantuan sebagai stimulan," kata Kepala Di nas Pangan Alfis Basyir, ke marin.
Untuk lumbung pengembangan, ujarnya, dana bantuan mencapai Rp40 juta per tahun. Untuk lumbung mandiri menerima Rp60 juta. Menurut dia, sesuai dengan kondisi wilayah, Pesisir Selatan membutuhkan 182 lumbung pangan untuk menjaga ketahanan pangan menghadapi pandemi berkepanjangan. Satu nagari ditargetkan memiliki satu lumbung.
"Salah satu syarat pendirian lumbung pangan ialah berada di wilayah penghasil gabah. Faktanya, semua nagari di Pesisir Selatan merupakan sentra gabah," tandasnya. Kabupaten Pulang Pisau, Kalimantan Tengah, juga optimistis dengan ketahanan pangan di wilayahnya. Pasalnya, pemerintah pusat berencana membangun kawasan food estate di kabupaten ini sehingga bisa mendorong Pulang Pisau sebagai lumbung padi nasional. "Kami sudah mengikuti rapat pematangan dengan peme rintah pusat, yang dikoordinasikan menteri koordinator perekonomian bersama ke menterian terkait. Ada 300 ribu hektare lahan pertanian baru yang disiapkan di Pulang Pisau dan Kabupaten Kapuas," kata Bupati H Edy Pratowo.
Saat ini Pulang Pisau menja di salah satu lumbung padi di Kalimantan tengah. Pengembangan food estate akan memperluas kawasan pertanian sehingga kabupaten ini bisa menjadi lumbung pangan nasional. Dari sejumlah daerah, kemarin, dilaporkan, stok pangan masih terjaga. Di Bangka Belitung, Kapolda Irjen Anang Sya rif Hidayat mengaku sudah menurunkan tim ke sejumlah pasar dan distributor pangan.
"Stok beras, gula, jagung, dan terigu di gudang distributor sangat mencukupi. Masyarakat tidak perlu khawatir." Guna menambah persediaan pangan, Unit Pelaksana Tek nis (UPT) Dinas Pertanian Kabupaten Sukabumi wilayah Pelabuhanratu menargetkan pe ningkatan produktivitas ga bah pada musim tanam kali ini bisa mencapai 7-8 ton per hek tare. "Pasokan air relatif masih bagus karena hujan ma sih sering turun," ujar Ira Nuryanti, Kepala UPT.
Pandemi juga membuat Bulog Nusa Tenggara Timur bergerak cepat menyebar stok beras ke sejumlah kabupaten. "Stok beras sebanyak 20.500 ton sudah ada di Pulau Flores, Sumba dan Timor. Cukup untuk kebutuhan 5 bulan," tandas Kepala Bulog NTT Taufan Akib. (YH/SS/RF/BB/PO/N-2)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved