Senin 20 April 2020, 08:03 WIB

PSBB Kota Gorontalo Ditolak, Ini Alasannya

Siti Yona Hukmana | Nusantara
PSBB Kota Gorontalo Ditolak, Ini Alasannya

ANTARA/Adiwinata Solihin
Laboratorium pemeriksaan COVID-19 kantor Balai Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Provinsi Gorontalo, Kabupaten Bone Bolango, Gorontalo, Jumat

 

PERMOHONAN pembatasan sosial berskala besar (PSBB) di Kota Gorontalo ditolak. Provinsi Gorontalo mengajukan PSBB ke Kementerian Kesehatan pada Jumat (17/4).

"(Permohonan) ditolak, tidak memenuhi aspek epidemiologi dan aspek lain," kata Pelaksana harian (Plh) Kepala Pusat Data Informasi (Kapusdatin) dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Agus Wibowo kepada Medcom.id, Senin (20/4).

Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto mengeluarkan keputusan penolakan PSBB bagi Kota Gorontalo itu pada Minggu (19/4). Salah satu syarat PSBB, yakni adanya peningkatan kasus yang signifikan terkait wabah virus korona (covid-19).

Hingga Minggu (19/4) pukul 13.00 WITA, data pasien positif terjangkit virus korona di Provinsi Gorontalo sebanyak 4 orang. Belum ada pasien sembuh dan meninggal di kota ini.

Baca juga: Menkes Setujui Pemberlakuan PSBB di Banjarmasin dan Tarakan

Total orang dalam pemantauan (ODP) ada 3.385 kasus, 2.797 di antaranya sudah selesai dipantau, dan tersisa ODP 588 orang. Sementara total pasien dalam pengawasan (PDP) ada 83 orang, 50 selesai pengawasan, 33 dalam pengawasan.

Sejumlah daerah yang permohonan PSBB-nya juga ditolak oleh Menteri Kesehatan karena dinilai belum memenuhi kriteria adalah Kabupaten Bolaang Mongondow, Sulawesi Utara; Kabupaten Fakfak dan Kota Sorong, Papua Barat; Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah; dan Kabupaten Rote Ndao, NTT.

Sementara itu, beberapa daerah yang disetujui menerapkan PSBB, yaitu DKI Jakarta, Kabupaten Bekasi, Kota Bekasi, Kota Depok, Kabupaten Bogor, Kota Bogor, Kabupaten Tangerang, Kota Tangerang, Kota Tangerang Selatan, Pekanbaru, Makassar, Bandung, Cimahi, Kabupaten Bandung, Kabupaten Bandung Barat, Kabupaten Sumedang, Kota Tegal di Jawa Tengah, Kota Banjarmasin di Kalimantam Selatan dan Kota Tarakan di Kalimantan Utara. (A-2)

Baca Juga

Dok.pribadi

Perencanaan Pembangunan Kabupaten Banggai Raih Penghargaan di PPD 2021

👤Mediaindonesia.com 🕔Sabtu 27 November 2021, 23:27 WIB
Kabupaten Banggai dianggap berhasil menyiapkan perencanaan berkualitas dalam membangun Daerah dengan lebih...
Antara/Budi Candra Setya

Program Pencegahan Stunting Kabupaten Banggai Diapresiasi BKKBN

👤Mediaindonesia.com 🕔Sabtu 27 November 2021, 23:20 WIB
Kabupaten Banggai meraih juara pertama dalam kategori kolaborasi lintas sektor yakni...
Dok MI

Sukabumj Targetkan Vaksinasi 70 Persen di Akhir Tahun

👤Ant 🕔Sabtu 27 November 2021, 23:18 WIB
Marwan meminta jajarannya hingga kepala desa tidak hanya menunggu warga yang ingin divaksin datang ke...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya