Headline
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Kumpulan Berita DPR RI
TIM Gugus Tugas percepatan penanganan bencana nonalam virus korona atau covid-19 Provinsi Maluku Utara kesulitan melakukan swab tes karena
kekurangan tenaga Dokter spesialis peyakit paru.
Saat ini, di Provinsi Maluku Utara hanya ada dua dokter spesialis paru yakni satu di Rumah Sakit Umum Daerah Chasan Boesoirie Ternate dan satu di Rumah Sakit Umum Daerah Halmahera Selatan (Halsel).
"Jumlah dokter spesialis paru hanya ada dua orang di Maluku Utara ini, satu di RSUD Chasan Bosoirie dan satu di RSUD Halmahera Selatan," ungkap juru bicara Gugus Tugas Covid-19 Malut yang juga Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Maluku Utara Alwia Assagaf saat menggelar konferensi pers di Sahid Bela Hotel, Sabtu (18/4).
Baca juga: Diduga Covid-19, Pria Asal Demak Kabur dari Tobelo ke Ternate
Menurutnya, RSUD Kabupaten Halmahera Selatan pernah melakukan swab test terhadap salah satu pasien.
"Pernah kita mengirim VTM ke RSUD Labuha untuk melakukan swab test pasien di sana dan itu berhasil," kata Alwia.
Lanjut Alwia, dalam kondisi penanganan pasien covid-19, peran dokter paru sangat dibutuhkan karena hanya dokter paru yang memiliki spesialis
melakukan swab test.
Alwia kemudian meminta masyarakat Provinsi Maluku Utara untuk tinggal dirumah, karena dengan tinggal di rumah bisa memutus mata rantai virus korona dan masyarakat tidak lagi masuk ke rumah sakit karena terjangkit virus. (OL-1)
Sekitar 70 warga di Kelurahan Mayau Kecamatan Pulau Batang Dua, Ternate, Maluku Utara memilih mengungsi secara mandiri ke perbukitan.
BADAN Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) resmi mengakhiri peringatan dini tsunami usai gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,6 yang mengguncang wilayah Pulau Batang Dua, Ternate.
BMKG mengakhiri peringatan dini tsunami usai gempa M7.6 di Maluku Utara. Sempat terjadi kenaikan muka air laut dan 48 gempa susulan terpantau.
PULUHAN penumpang Kapal Motor (KM) Nazila 05 yang sempat dilaporkan hilang setelah tenggelam di perairan utara Pulau Taliabu, Provinsi Maluku Utara, ditemukan dalam kondisi selamat.
KANTOR Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Palu melaporkan peristiwa tenggelamnya Kapal Nazila 05 di perairan utara Pulau Taliabu, Maluku Utara.
Tujuh kru KM Ganda Nusantara 17 berhasil dievakuasi dengan bantuan KM Sabuk Nusantara 115 yang melintas di perairan tersebut setelah mengalami insiden di Maluku Utara.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved