Headline
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Kumpulan Berita DPR RI
PENGGUNA jasa penyeberangan di Pelabuhan Merak-Bakauheuni mengeluhkan sistim tiket online atau daring yang diterapkan Angkutan Sungai Danau dan Penyeberangan (ASDP) Pelabuhan Merak, Banten. Sebab menimbulkan kemacetan baru.
Sistim online dinilai banyak kelemahan karena sebagian besar pengguna jasa penyeberangan adalah para supir truk yang kurang memahami sistim teknologi. Dalam sistim online ini, para supir truk harus memiliki email dan harus menggunakan handphone android.
Pihak ASDP Pelabuhan Merak memang menyiapkan bufferzone tempat transaksi online di sekitar pelabuhan. Tapi akibatnya, karena para supir lebih memilih melakukan transaksi di sini, kemacetan dan antrian kendaraan tidak bisa dihindari. Karena setiap transaksi di bufferzone ini membutuhkan waktu minimal lima menit.
Selain terjadi antrian panjang kendaraan, juga terjadi kerumunan para supir atau kondektur. "Kerumunan ini tidak memiliki semangat memutus mata rantai covid-19. Pemerintah telah menganjurkan menghindari tempat keramaian. Tapi ini justeru menciptakan keramaian," ujar Ketua DPC INFA (Indonesia National Fereyowner Association) Hasyir Muhammad, Kamis (16/4).
Hasyir berharap agar penerapan sistim online ini dikaji ulang oleh ASDP Pelabuhan Merak. "Tanpa sosialisasi yang baik, sistim online ini justeru menimbulkan masalah baru," ungkap Hasyir.
Menurut Hasyir, sistim e-toll yang diterapkan sebelumnya sudah cukup bagus. Tapi karena petimbangan lain, sistim e-toll ini diganti menjadi sistim online. Padahal dengan sistim e-toll, para supir dapat dengan mudah mengisi e-toll di mini market-mini market.
"Sebenarnya sistim e-toll sudah cukup baik, tapi tidak tau pertimbangannya apa, sistim e-toll ini diganti menjadi online," ungkap Hasyir.
Lantaran itu, Hasyir mendesak pihak ASDP Pelabuhan Merak untuk tidak memaksakan sistim online ini kepada pengguna jasa penyeberangan. Apalagi tidak didukung sarana dan prasarana yang menunjang sistim online ini.
"Sarana dan prasarananya saja belum menunjang, jangan dipaksain sistim online ini diterapkan," pinta Hasyir. (OL-13)
Baca Juga: Angka Pelanggaran Aturan PSBB di Jakarta Turun 36%
Baca Juga: Polisi Endus Napi Lapas Jambi Kendalikan Peredaran Narkoba
Bagi para penggemar yang ingin menyaksikan perjuangan awal para atlet di Indonesia Masters 2026, tiket dibanderol dengan harga yang cukup terjangkau.
Dalam satu hari, Teater Bintang di Planetarium menggelar empat sesi, dengan setiap sesinya dapat menampung sebanyak 200 pengunjung.
Tiket OTS Planetarium Jakarta disediakan untuk mengisi sisa kursi yang tersedia atau kuota khusus harian guna mengakomodasi pengunjung yang datang langsung.
ASDP kembali mengingatkan masyarakat agar mempersiapkan perjalanan sejak jauh hari melalui pemanfaatan sistem tiket online Ferizy.
Untuk memastikan agar berkunjung lebih nyaman dan menyenangkan, berikut beberapa tips dan trik yang perlu diperhatikan.
Kini, pengguna aplikasi bisa dengan mudah cek jadwal film, pilih kursi dan bayar tiket bioskop tanpa perlu berpindah aplikasi.
Ribuan kapal dan perahu nelayan di sejumlah daerah di Pantura Jawa Tengah masih bertahan sandar di sejumlah pelabuhan perikanan dan muara sungai akibat gelombang tinggi dan badai.
Pada Minggu (4/1) ribuan kapal nelayan masih disandarkan di sejumlah pelabuhan perikanan dan muara sungai di sejumlah daerah di Pantura Jawa Tengah.
Salah satu fokus utama koordinasi tahun ini adalah mitigasi dampak cuaca ekstrem.
Sinergi dan kolaborasi dilakukan bersama Kementerian Perhubungan (KSOP dan BPTD), ASDP, Pemprov Banten, Pemkot Cilegon, Polda Banten dan TNI AL Banten, serta instansi terkait.
Direktur Utama SPJM, Tubagus Patrick, menegaskan bahwa seluruh lini layanan perusahaan telah disiagakan untuk memastikan kelancaran operasional pelabuhan.
PT ASDP Indonesia Ferry ( Persero) atau ASDP memproyeksikan peningkatan pergerakan angkutan pada periode libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved