Headline
Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.
Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.
Kumpulan Berita DPR RI
KEBIJAKAN penerapan status pembatasan sosial berskala besar (PSBB) belum diambil Pemerintah Provinsi Sumatra Selatan. Hal itu karena Pemprov Sumsel menilai akan sangat besar dampak dan efek jika daerahnya menerapkan PSBB saat ini. Diakui Gubernur Sumsel Herman Deru, pihaknya hingga saat ini belum mengajukan memberlakukan PSBB ke pemerintah pusat. Ia menjelaskan, pihaknya masih mempertimbangkan untuk menerapkan status PSBB tersebut.
"Kita harus memikirkan dampak yang besar juga seperti dampak ekonomi dan sosial. Kita juga harus memikirkan Sumsel ini adalah daerah perlintasan jadi tidak bisa kita seenaknya menyetop kendaraan. Kita akan pertimbangkan dulu," kata Herman Deru, Rabu (8/4).
Menurut Herman Deru, dampak terhadap laju dan siklus ekonomi di daerah yang menerapkan PSBB tentu akan besar. Provinsi Sumsel berkemungkinan akan mengambil kebijakan menerapkan PSBB apabila nantinya pandemi virus korona baru (covid-19) mengalami peningkatan kasus yang cukup besar. Namun karena sampai saat ini kasus covid-19 belum begitu meningkat seperti daerah lain, maka pihaknya masih menjadikan penerapan status PSBB sebagai bahan pertimbangan.
Aturan mengenai PSBB telah diatur dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 21 Tahun 2020 dan diturunkan secara rinci pada Peraturan Menteri Kesehatan (Permenkes) RI Nomor 9 Tahun 2020 tentang Pedoman Pembatasan Sosial Berskala Besar dalam Rangka Percepatan Penanganan Covid-19.
"Tantangan terbesar Provinsi Sumsel jika harus menghentikan arus lalu lintas, sebab Provinsi Sumsel berbatasan dengan lima provinsi secara langsung dimana empat darat dan satu laut. Kita paling bisa untuk memperketat saja dari mulai thermal scannernya, disinfektan dan berbagai pola lainnya," kata Deru.
Ia mengakui saat ini Bupati dan Walikota di 17 kabupaten/kota di Sumsel juga bergerak kencang untuk menahan laju penyebaran covid-19.
"Tapi kita tidak bisa lepas juga hanya menangani virus korona, tidak luput pula menangani virus kecemasan, ekonomi semakin amburadul. Kalau kita tidak punya pola khusus menangani ini," katanya.
Untuk menangani penyebaran covid-19, pihaknya juga sudah meminta Bupati dan Walikota untuk segera membuat pusat karantina orang dalam pengawasan (ODP Center) hingga di tingkat desa untuk mencegah sebaran virus korona. Herman Deru mengatakan pembuatan ODP Center tidak perlu dengan fasilitas yang mahal yang penting orang diisolasi itu terpantau.
"Di setiap desa bisa dibuat isolasi mandiri bisa menggunakan puskesmas desa, posyandu desa, bangunan sekolah ataupun Paud dan tetap berkoordinasi dengan petugas puskesemas," katanya.
baca juga: Pria Asal Tiongkok Nekat Temui Teman Perempuan di Tengah Pandemi
Ia menegaskan pembuatan ODP Center itu dinilai penting dan mendesak. Apalagi, pemprov tidak melarang warga Sumsel mudik kembali ke provinsi itu, dengan syarat orang tersebut menjadi ODP.
"Saya sudah sampaikan, saya tidak melarang mudik, tapi pemudik yang datang dari daerah terpapar harus menjadi ODP dan mengisolasikan diri. Bisa dengan cara mandiri bisa dengan intruksi aparat," tandasnya. (OL-3)
Mantan Gubernur Sumsel Alex Noerdin (2008-2018) meninggal dunia di Jakarta. Simak perjalanan dan warisan pembangunannya bagi Bumi Sriwijaya.
BADAN Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan musim hujan di wilayah Sumatera Selatan (Sumsel) masih akan berlangsung hingga akhir April atau awal Mei 2026.
P1 (Penumbra mulai) gerhana bulan total di Sumsel akan terjadi pukul 22.26 wib, Minggu malam.
Ini kata BMKG. soal anggapan sebagian orang yang menganggap bahwa gempa Banyuasin tidak lazim karena terjadi di wilayah yang belum pernah terjadi gempa.
Sebayak tujuh program prioritas yang akan dijalankan dalam upaya percepatan kesejahteraan rakyat dan pembangunan di Sumatra Selatan (Sumsel).
GUBERNUR Sumsel mengaku sepakat dengan pernyataan Presiden Prabowo Subianto untuk mempersingkat birokrasi dan menghapus birokrasi yang bertele-tele.
Objektif harus diakui bahwa sekolah daring adalah proses pembelajaran yang menyebabkan lahir generasi covid-19
Dokter mengingatkan orang tua untuk melengkapi imunisasi anak minimal dua pekan sebelum mudik Lebaran.
Memahami perbedaan mendasar antara Super Flu, Influenza, dan Covid-19 bukan hanya soal ketenangan pikiran, tetapi juga tentang ketepatan penanganan medis untuk mencegah komplikasi serius.
GURU Besar Ilmu Kesehatan Anak Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga Surabaya, Dominicus Husada, menilai penularan virus Nipah tidak sebesar kasus covid-19 yang menjadi pandemi.
Secara sederhana, zoonosis adalah penyakit infeksi yang ditularkan dari hewan vertebrata ke manusia.
Ia menjelaskan, salah satu langkah pencegahan yang dilakukan adalah melakukan vaksinasi untuk kepada masyarakat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved