Headline
Warga AS menolak kepemimpinan yang kian otoriter.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAH Provinsi Jawa Barat (Jabar) terus berkomitmen dalam meningkatkan kualitas pengolahan limbah bahan berbahaya dan beracun (B3), terutama limbah medis pada saat wabah virus korona (covid-19) saat ini.
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil (Emil) menyebut pihaknya sudah memiliki badan usaha milik daerah (BUMD) yang khusus menangani persoalan tersebut.
Mantan wali kota Bandung ini menjelaskan, salah satu BUMD Pemprov Jawa Barat, PT Jasa Medivest yang berlokasi di Karawang sudah beroperasi untuk mengolah limbah medis dari berbagai rumah sakit dan klinik di Jawa Barat.
Bahkan, limbah medis dari provinsi lain seperti DKI Jakarta, Jawa Tengah, hingga Sumatera, Sulawesi, dan Kalimantan diolah oleh anak perusahaan PT Jasa Sarana tersebut.
PT Jasa Medivest sedikitnya menggunakan dua insenerator yang mampu mengolah lebih dari 30 ton limbah medis per harinya. "Selain untuk menangani persoalan limbah, insenerator ini memberikan keuntungan bisnis," kata Emil.
Disinggung adanya limbah medis terkait covid-19, Emil optimistis mampu diatasi oleh BUMD -nya itu. "PT Jabar Medivest teknologinya mumpuni," kata dia. (OL-13)
Baca Juga: Pelatih PSM Kritik PSSI karena Gaji Pemain Dipotong hingga 75%
Baca Juga: Perampok Toko Emas Meninggal Terjangkit Covid-19
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved