Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
KORPS Bhayangkara terus berupaya menangkal berkembangnya radikalisme di Indonesia. Sebagai bentuk pencegahan, benih toleransi antarumat beragama ditanamkan sejak dini.
Hal itu tercermin seperti yang dilakukan oleh Kapolres Blora AKBP Antonius Anang yang melakukan kunjungan ke Pondok Pesantren Khozinatul Ulum di Kelurahan Mlangsen pada Jumat (14/2).
Kunjungan tersebut dalam rangka silaturahmi kepada para pengurus pondok pesantren dan meningkatkan sikap toleransi di hadapan ratusan santri yang hadir.
"Membimbing anak-anak santri ini untuk mengutamakan masalah toleransi. Jadi sejak dini ditanamkan masalah toleransi, kemudian mengajarkan masalah keberagaman, perbedaan, keindahan di dalam NKRI ini," kata Anang di lokasi.
Anang berharap upaya yang dilakukan pihaknya dengan pengurus pondok pesantren dapat mendidik para santri menjadi kader dalam menjaga keberagaman.
Dalam kunjungannya tersebut, Anang menyebut berita bohong atau hoaks menjadi tantangan yang dihadapi generasi muda.
Baca juga : Hadir di Setiap Kecamatan, FKUB Grobogan Tepis Intoleransi
"Saya harap jangan gampang terprovokasi berita hoaks, itu yang saat ini sangat marak," tambahnya.
Sampai saat ini, lanjut Anang, situasi keamanan di Kabupaten Blora, Jawa Tengah berjalan dengan aman dan kondusif, khususnya yang menyangkut radikalisme.
Ia menilai warga Blora menjunjung tinggi toleransi dan saling menghargai perbedaan agama. Hal itu tercermin saat dirinya yang merupakan penganut agama minoritas di Blora menjabat sebagai Kapolres sejak Desember 2018.
"Nggak ada (penolakan), semua tokoh agama di sini, MUI, sama kita bersinergi, dengan FKUB semuanya bersinergi. Masyarakatnya sangat menjaga toleransi, saling menghargai," tandas Anang.
Sementara itu, Wakil Pengasuh Pondok Pesantren Khozinatul Ulum, Ahmad Labib Hilmi menekankan bahwa pesantren merupakan tempat untuk mengajarkan pemahaman yang benar mengenai perbedaan di Indonesia. Menurutnya, ideologi Pancasila sudah berlandaskan syariat Islam.
"Ideologi kita itu sesungguhnya berlandaskan dari syariat ajaran kita, dan itu tidak ada yang bertentangan sama sekali dengan ideologi, dan kita mencoba terus untuk memberikan pemahaman kegiatan pesantren, walupun dari orang berbeda tapi di sini jadi satu," pungkas Labib. (OL-7)
Ketua Komisi III DPR RI Habiburokhman mengingatkan adanya mantan pejabat yang diduga menjadi penumpang gelap dalam isu reformasi Polri.
PRESIDEN Prabowo Subianto meminta jajaran Kepolisian Republik Indonesia (Polri) untuk tetap tabah dalam menjalankan tugas meskipun kerap menjadi sasaran serangan serta kritik tajam.
Presiden Prabowo Subianto menegaskan pentingnya profesionalisme, persatuan, dan kedekatan dengan rakyat dalam tubuh TNI dan Polri
KSAD Jenderal Maruli Simanjuntak menyebut Presiden Prabowo menekankan evaluasi berkelanjutan dan peningkatan kinerja TNI-Polri demi rakyat.
Ketua Komisi Percepatan Reformasi Polri Jimly Asshiddiqie menilai reformasi Polri tak bisa instan karena 30 aturan internal perlu dibenahi.
Lemahnya fungsi pengawasan dinilai menjadi titik krusial yang menghambat keberhasilan agenda reformasi Polri
PT AXA Mandiri Financial Services menyalurkan lebih dari Rp250 juta surplus underwriting asuransi syariah tahun buku 2024 kepada Badan Amil Zakat Nasional (Baznas).
PRESIDEN Prabowo Subianto dijadwalkan menggelar pertemuan dengan puluhan pimpinan organisasi Islam dan tokoh pondok pesantren dari berbagai daerah pada hari ini.
Saat bencana terjadi, beberapa ruang kelas hingga masjid digunakan sebagai posko logistik dan lokasi pemulasaraan jenazah korban longsor.
MANTAN Wakil Presiden (Wapres) RI Prof. Dr. (H.C.) K.H. Ma'ruf Amin menekankan peran penting pesantren sebagai 'pabrik kyai' yang menyiapkan dan mencetak santri menjadi kyai serta ulama.
Alumni Gontor 2006 menjalankan program Minhat Yatama, yaitu pengumpulan donasi rutin setiap bulan untuk membantu anak-anak yatim dari keluarga teman satu angkatan.
ASOSIASI Ma’had Aly Indonesia (AMALI) menggelar Rapat Kerja Nasional (Rakernas) perdana di bawah kepengurusan masa khidmat 2026–2030 di Pondok Tahfidz Yanbu’ul Qur’an
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved