Headline
“Damai bukan sekadar absennya perang. Ia adalah kebajikan,” tulis filsuf Baruch Spinoza.
“Damai bukan sekadar absennya perang. Ia adalah kebajikan,” tulis filsuf Baruch Spinoza.
Kumpulan Berita DPR RI
KEADILAN sosial harus didorong menjadi lokomotif dalam mengimplementasikan nilai-nilai Pancasila. Sebab, tolok ukur keadilan sosial akan lebih jelas, apalagi saat sekarang masih terjadi kesenjangan.
Hal itu disampaikan oleh anggota DPRD Banyumas Djadjat Sudrajat dalam diskusi 'Urgensi Pemahaman Nilai-Nilai Pancasila di Kalangan Generasi Muda mewujudkan Indonesia Sejahtera' yang diselenggarakan oleh Pusat Perlindungan Sumber Daya Masyarakat (Prisma) di Purwokerto, Jawa Tengah, pada Minggu (8/12).
"Saat sekarang merupakan era implementasi nilai-nilai Pancasila. Sebelumnya, ada era pertumbuhan, penggalian dan perumusan. Dalam melakukan implementasi, maka keadilan sosial seharusnya menjadi penggerak utama," tegas Djadjat.
Menurut anggota DPRD dari Partai NasDem tersebut, keadilan sosial diibaratkan sebagai lokomotif untuk penggerak sila-sila lainnya. Sebab, keadilan sosial merupakan sesuatu yang terukur.
"Memang ada sila ketuhanan, tetapi itu sifatnya privat. Demikian juga dengan kemanusiaan. Jadi, saya kira, keadilan sosial dapat menjadi penggerak utama atau lokomotif dalam mengimplementasikan Pancasila," ujarnya.
Maka dari itu, pembangunan harus berorientasi pada keadilan sosial. Pasalnya, jika keadilan tidak hadi prioritas, maka dapat memunculkan persoalan.
Baca juga: Masih Ada Daerah dengan Cakupan Imunisasi Rendah
"Kalau keadilan sosial tidak jadi prioritas pembangunan, maka akan menjadi problem. Dalam konteks ini, maka prioritas untuk mewujudkan keadilan sosial menjadi hal utama, agar persatuan lebih dapat direkatkan lagi," kata dia.
Djadjat berharap, kaum milenial juga harus bersikap adil dari lingkup yang paling dan nantinya berkembang ke lingkup yang lebih besar. Ia juga menyarankan kepada generasi milenial untuk lebih banyak membaca, dengan meningkatkan literasi. Apalagi, saat sekarang dengan adanya media sosial yang masif, tentu membutuhkan pemilahan.
"Informasi yang begitu banyak, dibutuhkan pemilahan, mana yang dibutuhkan dan tidak. Media sosial memang berbeda dengan media mainstream. Sebab, media sosial tidak membutuhkan verifikasi. Karena itulah, salah satu tantangan generasi milenial adalah literasi media," tambahnya.
Pembicara lain dalam diskusi tersebut, Aan Herdiana, menyoroti soal kurangnya milenial dalam membaca buku.
"Saya lihat, generasi milenial kurang kemauan dan kemampuan dalam membaca. Jangan hanya mengandalkan acuan pada mesia sosial, tetapi membacalah buku. Dengan demikian, maka literasi akan semakin baik," tandasnya. (OL-1)
POSKO Mudik Dewan Pimpinan Wilayah Partai NasDem Jawa Tengah (Jateng) layani pemudik tetap bugar menuju kampung halaman di momen libur Lebaran 2026.
Berdasarkan perhitungan, dampak penghematan dari kebijakan tersebut sangat kecil dibandingkan total anggaran negara.
Penyaluran bantuan yang dilakukan dalam rangka Reses Masa Sidang III Tahun 2025-2026 ini diawali di Kecamatan Ciparay
Program Bestari besutan Wali Kota Sukabumi Ayep Zaki mulai tuai hasil. Dua pemuda resmi bekerja sebagai barista profesional di Arab Saudi. Simak kisahnya!
Bisa jadi kata cemooh berasal dari kata ini; atau setidaknya memiliki nalar dan rasa yang sebangun.
Kegiatan ini menandai dimulainya Safari Ramadan Partai NasDem sekaligus memperkuat konsolidasi organisasi dan silaturahmi kader dengan masyarakat.
Wamendikdasmen Fajar Riza Ul Haq tegaskan Sekolah Rakyat inisiasi Presiden Prabowo adalah jembatan emas pendidikan bagi keluarga rentan di Sukabumi.
Indonesia patut bersyukur atas warisan luhur para pendiri bangsa berupa falsafah dan ideologi negara Pancasila serta politik luar negeri Bebas Aktif dalam menyikapi dinamika geopolitik.
Kepala BPIP Yudian Wahyudi menegaskan bahwa pendidikan Pancasila harus menjadi arus utama dalam pembentukan karakter generasi muda
PENGUATAN ideologi negara bukan lagi sekadar wacana akademis, melainkan faktor kunci keberhasilan transformasi menuju Indonesia. Pancasila
Simak 11 butir sila kelima Pancasila dan contoh pengamalan nyata dalam kehidupan sehari-hari, ekonomi, dan dunia digital di tahun 2026.
Pelajari 10 butir sila keempat Pancasila beserta contoh pengamalannya di lingkungan sekolah, rumah, dan masyarakat secara lengkap dan terbaru.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved