Headline
Istana minta Polri jaga situasi kondusif.
KONDISI kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Provinsi Bangka Belitung (Babel) sudah mengkhawatirkan. Hal ini dikarenakan dampak asap karhutla sudah mengganggu warga.
Untuk itu, Kepala Kepolisian Daerah (Polda) Kepulauan Bangka Belitung Brigadir Jenderal (Brigjen) Istiono menginstruksikan kepada seluruh jajaran polres untuk mengadakan sayembara. Sayembara, menurut Kapolda, diperuntukkan bagi masyarakat yang mengetahui pelaku karhutla dan selanjutnya akan mendapatkan hadiah.
"Kita siapkan hadiah, jika masyarakat tahu siapa pelaku pembakarannya, lapor, kita tangkap dan masyarakat akan kita berikan hadiah," kata Istiono usai menghadiri launcing Samsat Online Nasional dan Selalu Rindu pada HUT Polantas Ke-64 tahun di Mapolda Babel, Senin (23/9).
Kapolda menyebut kondisi karhutla yang terjadi di Babel sudah membuat masyarakat resah akibat asap yang ditimbulkan. Untuk itu tidak boleh didiamkan dan pelakunya harus segera ditindak.
"Jelas kita dan masyarakat sudah resah, ini harus kita tegas para pelakunya," ujar dia.
Baca juga: Di Tengah Karhutla, Gubernur Sumsel Berkegiatan di Malaysia
Selain sayembara, Ia pun akan memberikan reward kepada jajaran polres yang mampu menangkap para pelaku karhutla.
"Akan kita beri reward bagi yang bisa ungkap kasus karhutla ini," ungkap dia.
"Baru Polsek Bukit Intan Polres Pangkalpinang yang berhasil mengungkap kasus karthuta tersebut dengan dua tersangka," imbuhnya.
Sementara, Gubernur Provinsi Babel Erzaldi Rosman Djohan meminta kepolisian bertindak tegas menangkap para pelaku pembakar hutan karena sudah meresahkan warga.
"Selama 4 hari warga desa Tanjung Pura dan sekitarnya terpapar asap, hal ini disebabkan kebakaran lahan gambut di daerah tersebut, saya minta polisi segera mengambil tindakan," kata Erzaldi.(OL-5)
Alhasilnya Satgas Pangan Bersama Disperindag Babel dan Bulog mendapati Harga beras Medium Rp14 ribu per kilogram.
Sejumlah barang bukti seperti Alat berat jenis eskavator dan peralatan tambang turut diamankan.
Remisi tersebut di serahkan langsung Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Hidayat Arsani, di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Pangkalpinang atau Lapas Tuatunu, Minggu (17/8) siang.
Usai di tetapkan tersangka ASN berinisial D ini langsung di tahan Kejaksaan Negei Bangka di Lapas Buiit Semut.
PELAKU yang diduga sebagai pembunuh wartawan di sebuah media online di Provinsi Bangka Belitung (Babel) berhasil ditangkap di Palembang, Sumatra Selatan (Sumsel).
Korban ditemukan masih mengenakan baju biru dan celana jeans ditemukan di dalam sumur. Korban diduga dibunuh.
Copyright @ 2025 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved