Headline
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Kumpulan Berita DPR RI
AKTIVITAS penambangan pasir timah secara sporadis ditambah dengan penebangan pohon secara ilegal menyebabkan 200 ribu hektar kawasan hutan dan 433 Daerah Aliran Sungai (DAS) rusak. Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Bangka Belitung (Babel), Marwan mengatakan luas kawasan hutan di Babel 657.000 hektar, dan sudah masuk katagori kritis sekitar 200.000 hektar atau 1/3 sudah rusak.
"Kerusakan hutan ini, dikarenakan aktivitas pertambangan, penebangan pohon. Sangat berbahaya jika terus menerus dibiarkan," kata Marwan, Senin (16/9).
Menurutnya bila tidak segera diantisipasi, kerusakan hutan akan menjalar sampai ke hutan lindung. Sebagai penopang kehidupan, apabila hutan dan air sudah berkurang, maka kekeringan akan terjadi dan ketika musim hujan terjadi banjir. Kerusakan hutan juga menyebabkan daerah aliran sungai (DAS) rusak. Dampaknya saat musim hujan terjadi banjir.
"DAS kita ini rusak, aliran sungai banyak yang putus dan beralih. Bahkan ada yang menjadi daratan baru, sehingga kalau hujan air meluap dan mengakibatkan banjir,"ujarnya.
Sementara, Kepala Balai Pengendalian Daerah Aliran Sungai dan Hutan Lindung (BPDASHL) Baturusa Cerucuk, Tekstiyanto mengatakan aktivitas penambangan secara ilegal telah membuat DAS rusak.
"Ada 433 DAS di kita semuanya rusak karena penambangan, sedangkan pemulihanya baru 159 DAS, belum sebanding dengan kerusakan yang ada," kata Tekstiyanto.
Untuk itu dia berharap pemerintah pusat, sektor terkait dan pemerintah daerah dapat bersinergi mengatasi persoalan kerusakan DAS di Babel ini.
"Makanya kenapa kita libatkan seluruh sektor khusus di pusat, bagaimana memperkecil deviasi dengan revitalisasi," ujarnya.
Jika kerusakan DAS dan Hutan ini tidak segera ditangani dikhawatirkan ketahanan air di Babel terancam.
Direktur Pengendalian Kerusakan Perairan Darat KLHK RI, Sakti Hadengganan mengatakan perlu perbaikan hutan secara masif di Babel agar air darat bisa dikelola secara alami dengan baik. Ia mengaku butuh biaya mahal dan susah mengembalikan kondisi Babel ini. Menurutnya harus ada kontribusi semua pihak terutama perusahaan-perusahaan dan tidak bisa mengandalkan APBN dan APBD.
"Kerusakan hutan saat ini mengancam kondisi perairan darat di Babel. Akibat yang ditimbulkan adalah Babel menjadi cepat kering saat musim kemarau, dan mudah banjir saat musim hujan," kata Sakti.
baca juga: Singkawang Liburkan Murid Sekolah Untuk Hindari Kabut Asap
Saat ini Pemprov Babel telah menyiapkan satu juta bibit pohon yang dibagikan untuk Pulau Bangka 700 ribu batang dan 300 ribu batang di Belitung. Bibit pohon ini digunakan untuk membantu memperbaiki lingkungan di Babel. (OL-3)
Transformasi menuju praktik green mining semakin menjadi perhatian di sektor pertambangan Indonesia seiring meningkatnya tuntutan global terhadap dekarbonisasi.
GUBERNUR Jawa Barat Dedi Mulyadi menyoroti kompleksitasnya persoalan tambang di Jawa Barat. Tidak hanya yang ilegal, menurutnya yang legal pun tidak luput dari berbagai masalah.
PT Bukit Makmur Mandiri Utama (BUMA) menandatangani kontrak jangka panjang dengan PT Adaro Indonesia untuk melanjutkan operasional di Tambang Tutupan Selatan
PENELITI Senior Core Indonesia Muhammad Ishak Razak menilai, perpanjangan IUPK Grasberg milik PT Freeport untuk periode 2041–2061, mencerminkan masih rendahnya daya tawar RI.
Loggis teken kerja sama dengan HD Hyundai Infracore Asia untuk distribusi alat berat DEVELON, mempercepat adopsi teknologi ramah lingkungan di sektor tambang.
Pertambangan berkontribusi sekitar 12% terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) serta menghasilkan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) mineral dan batubara mencapai Rp140,5 triliun pada 2024.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved