Rabu 11 September 2019, 11:03 WIB

Rakyat Dikepung Kabut Asap, Gubernur Riau Plesiran ke Thailand

Rudi Kurniawansyah | Nusantara
Rakyat Dikepung Kabut Asap, Gubernur Riau Plesiran ke Thailand

Antara
Kabut asap tebal menyelimuti Kota Pekanbaru, Riau

 

DI tengah musibah kabut asap pekat dari kebakaran hutan dan lahan (karhutla) sepekan terakhir, Gubernur Riau Syamsuar malah memilih mengikuti kegiatan di luar negeri, Thailand. Sebelum bertolak ke Thailand, Gubernur Riau dijadwalkan menjemput penghargaan dari Kementerian Hukum dan HAM di Jakarta.

Di Thailand, Syamsuar menjadi anggota delegasi dalam rangkaian pertemuan tingkat menteri (PTM) Indonesia, Malaysia, Thailand Growth Triangle (IMT-GT) di Krabi,pada 10-13 September 2019. Padahal, dalam undangan resmi dari Kemenko Perekonomian utusan Riau yang diminta hanya setingkat Sekda, Kepala Biro Humas dan Kerjasama, serta Rektor Universitas Riau. Keputusan Syamsuar berangkat ke Thailand mengakibatkan dirinya absen dalam beberapa agenda resmi protokoler.

Syamsuar selaku Komandan Satgas Siaga Darurat Karhutla Riau absen dalam memimpin rapat koordinasi. Ia kembali absen dalam shalat Istisqa meminta hujan yang digelar di halaman kantor Gubernur Riau pada Rabu (11/9) pagi.

"Ya, beliau mengikuti agenda di Thailand," ungkap Wakil Gubernur Riau Edy Afrizal Natar Nasution usai mengikuti Shalat Istisqa meminta hujan bersama ratusan ASN Pemprov Riau di halaman Kantor Gubernur Riau, Rabu (11/9).

Kepergian Syamsuar ke luar negeri sangat disesalkan oleh masyarakat Riau. Pasalnya, sebagai gubernur yang baru tujuh bulan lalu dilantik, Syamsuar seharusnya berbuat lebih banyak lagi dalam menangani musibah kabut asap karhutla Riau yang sedang menyiksa rakyat saat ini.

"Saya tak habis pikir kenapa bisa seorang pemimpin di Riau ini tega meninggalkan rakyatnya yang sedang dilanda musibah. Seluruh sekolah telah diliburkan, aktivitas orang banyak terhenti. Seharusnya Syamsuar bersama-sama rakyat di sini," ungkap Harry, warga Pekanbaru.

baca juga: Musim Kemarau di Jawa Tengah Diprediksi Lebih Panjang

Sementara itu, berdasarkan pantauan satelit yang diliris Badan Meteorologi Asean di asmc.asean.org, kondisi kabut asap karhutla di Sumatra diketahui telah melampaui lintas batas negara. Kabut asap dari Sumatra terdeteksi telah menyelimuti wilayah negeri jiran, Malaysia dan Singapura.(OL-3)

 

Baca Juga

MI/Lilik Darmawan.

Akpol 91 dan Polresta Banyumas Sediakan 4.000 Dosis Vaksin kepada Warga

👤 Yakub Pryatama Wijayaatmaja 🕔Sabtu 31 Juli 2021, 17:42 WIB
Kegiatan vaksinasi gratis ini dalam rangka 30 tahun mengabdi Akpol 91. Selain di Polresta Banyumas, vaksinasi berlangsung di Polsek serta...
MI/Supardji Rasban

1.200 Difabel di Kabupaten Tegal Mendapat Vaksinasi Covid-19

👤Supardji Rasban 🕔Sabtu 31 Juli 2021, 17:22 WIB
SEBANYAK 1.200 warga berkebutuhan khusus atau difabel di Kabupaten Tegal, Jawa Tengah, mendapat vaksinasi...
MI/Bayu Anggoro

Pemkot Bandung Izinkan Pasar Kembali Dibuka

👤Bayu Anggoro 🕔Sabtu 31 Juli 2021, 17:10 WIB
PEMERINTAH Kota Bandung, Jawa Barat mulai membuka aktivitas...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Mencari Abdi Negara di Tengah Pandemi

Jumlah pelamar di bawah perkiraan 5 juta orang dan menurun ketimbang perekrutan sebelumnya.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya