Headline
Menkeu disebut tidak berwenang mengganti pejabat, terutama untuk eselon I dan II.
Menkeu disebut tidak berwenang mengganti pejabat, terutama untuk eselon I dan II.
Kumpulan Berita DPR RI
SISTEM deteksi dini (early warning system) yang dikembangkan PT Astra Agro sukses menekan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Paser, Kalimantan Timur.
Kepala Badan Penanggulan Bencana Daerah (BPBD) Paser Erward Effendi mengaku sangat terbantu dengan teknologi yang dimiliki perusahaan.
Sistem tersebut memiliki kecepatan indentifikasi dan akurasi atas setiap kejadian di lapangan.
"Teknologi itu juga menyebarkan informasi secara cepat melalui pesan singkat maupun aplikasi pesan instan whatsapp. Itu menjadi kunci sukses mengantisipasi kathutla di wilayah kami," ujar Edwart melalui keterangan resmi, Jumat (30/8).
Informasi-informasi itu, lanjutnya, merupakan bagian penting dari upaya preventif. Masyarakat Peduli Api (MPA) dan Kelompok Tani Peduli Api (KTPA) setempat bisa segera bersiaga jika ada laporan terkait titik api di suatu wilayah.
Baca juga: Tim Restorasi Gambut Kalteng Tambah Sumur Bor dan Sekat Kanal
Head of Fire Operation Management Astra Agro Wahyudi mengatakan, selain mengembangkan sistem deteksi dini, perusahaan juga menyediakan call center dan posko kebakaran yang siaga selama 24 jam bagi masyarakat sekitar.
“Layanan ini disediakan bagi masyarakat. Jika ingin laporan atau butuh bantuan untuk mitigasi api, perusahaan siap membantu,” ungkap Wahyudi.
Astra Agro juga melakukan integrasi data dengan berbagai lembaga seperti BMKG, Sipongi dan Lapan untuk meninjau titik panas yang berada di wilayah konsesi perusahaan.
Dengan tingkat keakuratan data lebih dari 80%, Astra Agro dapat menerima informasi real time melalui SMS.
Pihaknya juga bekerja sama dengan salah satu provider telekomunikasi dalam menyiapkan peringatan dini di area konsesi dan wilayah-wilayah sekitarnya.
Semua informasi disampaikan melalui pesan singkat (sms) kepada masyarakat untuk menjaga wilayah mereka bebas dari kebakaran. (OL-2)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved