Headline
Ada unsur yang ingin Indonesia chaos.
UNTUK memperingati HUT Republik Indonesia ke 74, seluruh aparatur sipil negara (ASN) dimintai sumbangan sebesar Rp75 ribu Pengumpulan sumbangan dari PNS tertuang dalam surat keputusan sekretariat dinas nomor 003.1/KBPOL-NGK/63/08/2019 tanggal 13 Agustus 2019 lalu.
Dalam surat yang ditandatangani oleh Pone Florentinus sebagai asisten pemerintah dan sosial, berdasarkan hasil rapat panitia HUT RI yang bertempat di ruang rapat wakil bupati Nagekeo. Para aparatur sipil mengumpulkan uang 75 ribu rupiah. Surat ditandatangani atas nama Pone Florentius sebagai asisten pemerintahan dan sosial.
Sejumlah PNS yang tak mau disebutkan nama mengaku mengeluh atas pengumpulan tersebut karena sifatnya sumbangan namun ditentukan besarnya jumlah pengumpulan. Selain itu menurut mereka sudah selama 3 tahun terakhir seluruh PNS di Nagekeo selalu dimintai sumbangan hanya saja sebelumnya tidak menggunakan surat resmi seperti tahun ini.
"Kalau kami hitung, bila jumlah PNS di kota Mbay kurang lebih 750 orang maka dikali 75 ribu bisa dapat Rp56 juta lebih. Masa tidak ada anggaran tiap tahun untuk HUT," keluh PNS yang tak mau disebutkan namanya, Kamis (15/8).
baca juga: Bungkus Kopi pun Bisa Jadi Karpet
Asisten sekda yang membidangi pemerintahan, Pone Florentius, membenarkan adanya surat permintaan sumbangan yang ditandatangani dirinya selaku asisten pemerintahan dan sosial.
" Iya betul, itu surat hasil kesepakatan rapat bersama yang dipimpin oleh wakil bupati Nagekeo, dan saya hanya menandatangani," katanya. (OL-3)
Kami ingin mengajak pelaku usaha lain untuk menciptakan dampak positif, memanfaatkan sumber daya yang dimiliki untuk turut berjuang melawan ketidakadilan dan bersama-sama dalam kebaikan.
Donasi itu diperoleh melalui dana yang terkumpul dari penyewaan booth dan bagi hasil penjualan tenant pada acara Bazaar Pangan Kasih.
Nobel Run 2025 yang melibatkan 1.000 pelari menjadi ajang membantu penyediaan alat bantu dengar dan implan koklea bagi teman Tuli di Indonesia.
Secara simbolis kegiatan tersebut digelar di SDN Pasir Angin 04, di Kecamatan Megamendung (Puncak), Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Selasa (2/7).
Keberlanjutan bisnis harus berjalan beriringan dengan kontribusi terhadap masyarakat, dan pendidikan adalah akar dari perubahan yang berkelanjutan.
sebuah program dari Flip yang mengajak masyarakat membaca Al-Qur’an sambil berdonasi untuk guru ngaji.
Copyright @ 2025 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved