Senin 05 Agustus 2019, 22:20 WIB

Kebakaran Gambut di Muarojambi Padam

Solmi | Nusantara
Kebakaran Gambut di Muarojambi Padam

ANTARA FOTO/Usman Muhammad
Prajurit TNI dan Petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Muarojambi melakukan pendinginan di bekas lokasi lahan gambut

 

TIM Satgas Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) Provinsi Jambi berhasil melokalisasi dan memadamkan kebakaran lahan gambut di Kecamatan Kumpehulu, Kabupaten Muarojambi. Kebakaran padam setelah lebih dari sepekan tim berjibaku di lapangan dengan dibantu pengeboman air dari udara.

Komandan Satgas Karhutla Provinsi Jambi Kolonel Elphis Rudy mengungkapkan, meski api padam, ratusan anggota tim kini masih bertahan di lokasi untuk mengawasi dan mendinginkan lahan dengan menyuntikkan air ke bawah permukaan gambut di sekitar lokasi yang terbakar.

Tim yang hingga kini ­masih bertahan di pinggiran Desa Arang Arang itu terdiri atas unsur TNI, Polri, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Manggala Agni, dan relawan Masyarakat Peduli Api.

Elphis yang memimpin pemadaman di Kumpehulu kepada wartawan mengatakan luas areal gambut di Desa Arang-Arang mencapai 35 hektare. “Tim hingga kini masih menyelidiki penyebab kebakaran. Berdasarkan temuan di lapangan, ada indikasi kebakaran lahan gambut tersebut karena faktok kesengajaan,” ujarnya, Senin (5/8).

Berdasarkan data Posko Satgas Karhutla Jambi, luas kebakaran hutan dan lahan di sejumlah kabupaten di Jambi sejak Januari hingga awal Agustus 2019 mendekati 250 hektare. Dari pantauan, cuaca di Kota Jambi dan sekitarnya sepanjang pagi hingga sore kemarin terlihat suram karena sinar matahari terhalang awan dan kabut asap.

Penerbangan aman
Sementara itu, PT Angkasa Pura II meminta Badan Penanggulangan Bencana Daerah dan Pemadam Kebakaran Kalimantan Tengah (Kalteng) terus memadamkan kebakaran lahan di sekitar Bandara Tjilik Riwut, Palangka Raya. Eksekutif General Manager PT Angkasa Pura II Cabang Bandara Tjilik Riwut, Siswanto, mengatakan kondisi penerbangan masih berjalan normal walau ada kebakaran lahan di sekitar bandara.

“Saat ini penerbangan masih normal dan jarak pandang (visibilty) masih sekitar 1.500 hingga1.800 meter,” ujarnya.

Menurutnya, petugas posko karhutla yang berada di sekitar bandara juga terus melakukan pemadaman kebakaran di sekitar bandara terlebih dahulu, baru daerah lain. Hal itu dilakukan karena bandara merupakan tempat vital yang harus diamankan.

Jika kebakaran tiba-tiba mengganggu jarak pandang hingga kurang dar 800 meter, lanjut Siswanto, pihaknya akan meminta maskapai penerbangan untuk mengambil langkah terbaik. Antara lain, menunda penerbangan atau melakukan pendaratan di bandara terdekat.

Di sisi lian, Pemerintah Kota Pekanbaru, Riau, menetapkan status siaga darurat bencana asap sejak kemarin hingga 31 Oktober mendatang. Hal itu menindaklanjuti kondisi kualitas udara Pekanbaru yang memburuk sebagai dampak kabut asap dari karhutla di sejumlah daerah di Riau.

“Penetapan status siaga darurat bencana asap karhutla ini untuk mengantisipasi menurunnya kualitas udara akibat kabut asap. Dengan status siaga darurat, kami juga mengharapkan bantuan anggaran pusat untuk pembiayaan mengatasi masalah kabut asap karhutla di Kota Pekanbaru,” kata Sekretaris Kota Pekanbaru Muhammad Noer.

Di Kalimantan, karhutla di Kalimantan Selatan (Kalsel) kini mulai merambat ke areal lahan gambut. BPBD Kalsel mencatat sepanjang kemarau ini hampir 500 hektare kawasan hutan dan lahan terbakar. (SS/RK/DY/FL/RF/DW/N-1)

Baca Juga

Medcom

Dinsos Cianjur Salurkan Bantuan Bagi Korban Bencana di Selatan Cianjur

👤Benny Bastiandy/Budi Kansil 🕔Selasa 27 September 2022, 18:28 WIB
Pemkab Cianjur memastikan warga terdampak bencana hidrometeorologi di Kecamatan Leles dan beberapa kecamatan lain mendapatkan bantuan...
Dok. Kemenkominfo

Workshop Literasi Digital, Masyarakat Kabupaten Lembata Diajak Gunakan Media Sosial dengan Bijak

👤Mediaindonesia.com 🕔Selasa 27 September 2022, 18:13 WIB
Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Lembata Petrus Demong mengajak masyarakat Lembata lebih cakap dalam literasi digital dan mampu menyesuaikan...
MI/LILIEK/DOK.BPBD

Puluhan Warga Banyumas Masih Mengungsi akibat Ancaman Longsor

👤Liliek Dharmawan 🕔Selasa 27 September 2022, 17:55 WIB
Pihak BPBD setempat terus berusaha untuk menyingkirkan longsoran yang menutup aliran Sungai...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya