Headline
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Kumpulan Berita DPR RI
GUNA mengantisipasi lonjakan penumpang, Kementerian Perhubungan menambah sejumlah kapal untuk melayani masyarakat yang akan mudik melalui penyeberangan di Madura.
Upaya tersebut rupanya membuahkan hasil, pelayanan angkutan kapal pada masa mudik Lebaran tahun ini dinilai jauh lebih baik dari penyelenggaraan angkutan Lebaran tahun-tahun sebelumnya.
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menjelaskan, selama tiga tahun berturut-turut, pelayanan mudik di Madura belum dilakukan dengan maksimal.
“Madura adalah suatu tempat yang selama ini belum berhasil, oleh karenanya tempat yang paling sulit kita lakukan perbaikan apalagi kerjasama dengan Pemda. Secara umum (angkutan Lebaran) di Madura jauh lebih baik karena Kementerian Perhubungan menambahkan lima kapal ke daerah Madura dan sekitarnya,” kata Budi Karya Sumadi dalam pernyataan resmi, Senin (3/6).
Namun, diakui Menhub, saat ini, perjalanan kapal pada lintas penyeberangan di Madura kerap kali masih terkendala ombak besar akibat cuaca buruk.
Menhub mengimbau para personel yang bertugas untuk memberi perhatian lebih terhadap kendala cuaca karena dapat membahayakan keselamatan penumpang.
Baca juga: Dinkes Kabupaten Bekasi Sediakan 11 Posko di Jalur Mudik
“Kemarin ada suatu masalah terlambat saja, terlambat karena ada ombak yang besar, karena memang ombak besar tidak bisa dipaksakan, bahkan saya memberikan suatu catatan bagi Kepala Pelabuhan atau Syahbandar jangan memaksakan kapal itu berangkat dalam keadaan cuaca tidak bagus,” tegasnya.
Dalam kesempatan yang sama, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengapresiasi bantuan kapal dari Kemenhub untuk masyarakat Madura dan sekitarnya. Menurut Khofifah, bantuan kapal ini akan sangat berguna untuk membantu kelancaran perjalanan mudik masyarakat.
"Terima kasih, masyarakat Jatim mendapatkan perhatian yang sangat bagus dari Pak Menteri Perhubungan," kata Khofifah.
Senada dengan Menhub, Khofifah juga menyebut ombak besar masih menjadi kendala bagi masyarakat di Madura. Untuk itu dia menilai, perlu adanya kapal pemecah gelombang sehingga nantinya kapal tetap bisa melayani masyarakat saat ombak tinggi.
“Jika nanti ada exercise dari Kemenhub sudah selesai, tentu kami berharap bahwa pada saat ombak itu tinggi beberapa kapal tertentu yang punya alat pemecah ombak tetap bisa berlayar dengan catatan bahwa ada kedalaman tertentu di tempat (dermaga) mereka bersandar di pulau-pulau itu,” ungkap Khofifah.
Khofifah berharap nantinya akan ada kerja sama pembiayaan antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah untuk mewujudkan keinginan tersebut.
Pada kesempatan yang sama, Menhub sempat melepas keberangkatan kapal mudik gratis Express Bahari 9C yang melayani rute Kalianget-Kangean. Selain Khofifah, Ketua Komisi V DPR RI Fary Djemy Francis, Watimpres Sidarto, Bupati Sumenep Busyro Karim dan sejumlah pejabat penting lainnya tampak turut mendampingi Menhub melepas keberangkatan kapal mudik gratis. (OL-2)
Faktor muatan berlebih, suhu mesin tinggi, kemacetan stop and go, hingga kondisi jalan yang rusak berpotensi memicu keausan komponen yang tidak langsung terasa.
Setelah perjalanan mudik jarak jauh di atas 500 km, terutama jika kendaraan kita yang umumnya sempat membawa beban berlebih, pemeriksaan dasar menjadi sangat penting.
Bagi pemilik mobil hybrid seperti HEV dan PHEV, pemeriksaan dasar pada ban, rem, dan kaki-kaki tetap menjadi kewajiban. Namun, sistem kelistrikan dan baterai memerlukan atensi tambahan.
Dalam satu hari tersebut, jumlah transaksi pengisian daya mencapai 18.088 kali dengan total konsumsi energi sebesar 427.980 kWh.
Fokus utama petugas saat ini adalah memastikan kelancaran kendaraan yang masuk ke arah Jakarta setelah sebelumnya mencetak rekor tertinggi pada arus mudik.
Berdasarkan data Posko Angkutan Lebaran periode 22 Maret hingga 25 Maret 2026 pukul 14.00 WIB (H hingga H+3), jumlah penumpang yang kembali ke Jawa baru mencapai 36,4% dari total pemudik.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved