Headline
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Kumpulan Berita DPR RI
BERKURANGNYA pasokan ke pasar mengakibatkan harga sejumlah bahan kebutuhan pokok di Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) bertahan tinggi. Bahkan, bawang merah yang mengalami penaikan harga sejak dua pekan lalu, kini naik lagi.
"Kalau pasokan terus berkurang seperti saat ini, persediaan bawang merah di pedagang menipis dan harga naik," ujar Yulius Lewolede, pedagang di pasar tersebut, Rabu (1/5).
Baca juga: Jelang Ramadan, TPID di Jateng Pantau Pergerakan Harga
Yulius menyebutkan awalnya harga bawang merah naik dari Rp15.000 per kilogram (kg) menjadi Rp25.000 kg. Saat ini naik lagi menjadi Rp35.000 per kg. "Ada pedagang yang stok bawang merahnya menipis karena tidak ada pasokan lagi dari petani," ujarnya.
Untuk menjual bawang merah, menurut dia, pedagang membeli bawang ke petani di daerah lain. Jika terjadi lonjakan harga di daerah asal bawang merah, harga bahan kebutuhan pokok tersebut di pasar tradisional Kota Kupang turut naik.
Sedangkan harga telur masih bertahan Rp50.000 per rak isi 30 butir atau naik dari harga sebelumnya Rp46.000 per rak, dan wortel Rp25.000 per kg atau naik dari sebelumnya Rp20.000 per kg.
Begitu juga harga bawang putih masih bertahan Rp70.000 per kg, namun stok bawang putih terus berkurang. Banyak pedagang di Pasar Tradisional Kasih, Kelurahan Naikoten 1 Kupang memilih tidak menjual bawang putih karena lonjakan harga yang tidak terkendali. (OL-6)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved