Rabu 17 April 2019, 06:20 WIB

Narapidana Kendalikan Peredaran Sabu Asal Malaysia

(LN/N-3) | Nusantara
Narapidana Kendalikan Peredaran Sabu Asal Malaysia

Lina Herlina /MI
Polisi Gagalkan Peredaran 2 kg Sabu yang Dikendalikan dari Lapas:

 

DIREKTORAT Reserse Narkoba Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Selatan (Sulsel) meng-ungkap penyelundupan narkotika jenis sabu seberat 2 kilogram.

Hal itu diungkapkan Kepala Kepolisan Daerah Sulsel Inpekstur Jenderal Hamidin di Kantor Polda Sulsel, kemarin.

Dalam kasus penyelundupan sabu tersebut, polisi menetapkan tiga tersangka, yaitu berinisial Y, EW, dan YC. Ketiganya merupakan warga Keca-matan Tiroang, Kabupaten Pinrang.

Menurut polisi, ketiga tersangka berperan sebagai penyimpan dan pengedar sabu. Saat ini, ketiganya ditahan di Kantor Polda Sulsel.

Para tersangka dijerat dengan pasal berlapis, yakni Pasal 112, 113, 114 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Penyalahgunaan Narkotika dan Obat Terlarang.

"Sabu yang ada di tangan ketiga tersangka akan diedarkan di Makassar dan daerah sekitarnya. Mereka mencoba memanfaatkan kesibukan aktivitas mengamankan pelaksana-an Pemiliham Umum 2019," terang Hamidin.

Dia melanjutkan kronologi peng-ungkapan kasus tersebut berawal dari laporan masyarakat. Polisi menerima informasi akan ada sabu masuk ke wilayah Makassar.

Informasi itu kemudian ditindaklanjuti dengan melakukan pendalaman selama kurang dari sepekan. Saat penggerebekan dilakukan, polisi meringkus ketiga pelaku di Pinrang pada Sabtu (13/4).

Mereka dibekuk dengan barang bukti sabu seberat 2 kg. Sabu tersebut dikemas secara terpisah menjadi tiga bagian. Untuk merahasiakan keberadaan barang haram itu, mereka menyimpannya di dalam corong pengeras suara di rumah salah satu tersangka.

Saat diperiksa, kata Hamidin, ketiga tersangka mengaku dengan sengaja memanfaatkan momentum pelaksa-naan pemilu untuk mengedarkan sabu tersebut.

"Mereka menganggap kalau kita (polisi) berkonsentrasi mengurus pengamanan pemilu, lalu mereka mau mengedarkan. Tapi kita bisa bongkar dan mereka mengakui berperan juga sebagai bandar," paparnya.

Malaysia

Sementara itu, asal usul barang haram tersebut terungkap dalam pemeriksaan lanjutan. Ketiga tersangka mengaku sabu itu berasal dari Malaysia.

Sabu seberat 2 kg tersebut dibawa masuk dari Malaysia melalui jalur laut ke Kabupaten Nunukan, Kali-mantan Utara.

"Dari hasil penyelidikan lanjutan diketahui juga bahwa peredaran sabu itu dikendalikan dari dalam Lembaga Pemasyarakatan (LP) Tenggarong oleh seorang napi yang ternyata ialah saudara dari Y," kata Hamidin.

Untuk menindaklanjuti informasi itu, Polda Sulsel saat ini tengah ber koordinasi dengan pihak LP Tengga-rong. Langkah itu dilakuan untuk menentukan upaya hukum lanjutan terhadap tersangka lain, yaitu sang narapidana, dalam kasus penyelundupan sabu tersebut. (LN/N-3)

Baca Juga

dok.humas

Binda Sulbar Gencarkan Vaksinasi Pelajar di Sekolah-Ponpes

👤mediaindonesia.com 🕔Rabu 19 Januari 2022, 05:55 WIB
BIINDA Sulawesi Barat terus menggencarkan vaksinasi Covid-19 massal di lingkungan sekolah dan pondok...
MI/Apul Iskandar

Wali Kota Pematangsiantar Didesak Setop Pungut Pajak Melebihi NJOP

👤Apul Iskandar 🕔Selasa 18 Januari 2022, 23:58 WIB
Henry juga meminta serta mendesak Wali Kota Pematangsiantar untuk mengembalikan kepada wajib pajak, setoran pajak daerah yang terlanjur...
Antara

Pemkab Temanggung Terima 23.520 Dosis Vaksin Booster

👤Ant 🕔Selasa 18 Januari 2022, 23:55 WIB
Pelaksanaan vaksinasi booster mulai Senin (17/1), antara lain dilakukan di Puskesmas Parakan dan Kejari...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya