Headline

Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.

127 Siswa SD di Perbatasan Sleman Perlu Kacamata

Agus Utantoro
31/3/2019 11:30
127 Siswa SD di Perbatasan Sleman Perlu Kacamata
Sekda Sleman Sumadi saat pemeriksaan mata kepada anak SD di RSUD Prambanan, Sleman, Sabtu (30/3/2019).(Ist)

SEBANYAK 253 siswa Sekolah Dasar (SD) di kawasan perbatasan timur Kabupaten Sleman mendapatkan pemeriksaan mata di RSUD Prambanan, Jalan Prambanan - Piyungan, Desa Madurejo, Kecamatan Prambanan, Sleman, Sabtu (30/3).

Selain untuk mengetahui kesehatan mata, terutama perlu tidak memakai kacamata, kegiatan ini juga bakti sosial (baksos) dalam rangka HUT ke-103 Sleman yang jatuh 15 Mei 2019 mendatang.

Ketua Panitia kegiatan Ahmad Prasetyanto Utomo mengatakan pemeriksan mata ini penting, terutama sebagai deteksi dini jika terjadi gangguan atau kelainan pada kesehatan mata. Dengan demikian, segera dapat dilakukan tindakan medis jika ada anak yang bermasalah dengan kesehatan matanya. Baik yang menyangkut penanganan medis atau hal teknis lainnya.

"Untuk pemeriksaan kali ini, kami fokusnya pada apakah anak itu perlu memakai kacamata atau tidak," kata Ahamd Prasetyanto Utomo di sela-sela kegiatan tersebut.

Ahmad Praseyanto menjelaskan untuk menentukan apakah anak itu perlu kacamata atau tidak, mereka ada pemeriksaan awal (screening) terlebih dahulu. Screening sendiri dilakukan di ruang tunggu laboratorium rumah sakit. Setelah itu mengikuti pelayanan kesehatan mata lanjutan di aula rumah sakit. Hasilnya untuk menentukan anak itu perlu kacamata atau tidak.

"Jadi pelayanan kacamatan hanya diberikan kepada anak yang diindikasikan menggunakan kacamata dan akan diberikan maskimal dua bulan setelah kegiatan ini," terangnya.

Hasilnya, katanya, dari 253 siswa yang mendapat pemeriksaan, 127 anak dipastikan memerlukan kacamata.

 

Baca juga: Memilih Kacamata, Utamakan Lensa demi Kesehatan Mata

 

Pemeriksaan mata bagi anak-anak SD perbatasan ini dilakukan oleh dokter mata yang tergabung dalam persatuan dokter mata Indonesia (Perdami) Sleman.

Sekretaris daerah (Sekda) Sleman Sumadi berharap kegiatan tersebut dapat membantu anak-anak SD khususnya di wilayah perbatasan Prambanan Sleman dengan daerah sekitarnya yang membutuhkan kacamata.

Dalam kesempatan itu, Sekda juga berpesan kepada para orang tua untuk selalu mengawasi aktivitas anak dalam menggunakan handphone karena gangguan kesehatan mata paling banyak disebabkan terlalu lama bermain ponsel. (OL-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Dwi Tupani
Berita Lainnya