Headline

Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.

Manajemen Kutuk Kekerasan Seksual Terhadap Mitra Go Massage

Cahya Mulyana
08/3/2019 13:15
Manajemen Kutuk Kekerasan Seksual Terhadap Mitra Go Massage
Dayu Dara Permata Head of Go-Life(Ist)

MANAJEMEN Go Life mengutuk aksi kekerasan yang menimpa mitra Go-Massage di Bandung yang menjadi korban pemerkosaan.

Head of Go Life Dayu Dara menegaskan pihaknya akan terus memberikan pendampingan kepada korban baik dalam segi keamanan, hukum, perawatan hingga pengobatan fisik maupun psikis yang dialami mitra Go-Massage.

"Korban merupakan sosok mitra yang produktif dan juga berperan sebagai tulang punggung keluarga. Kami berkomitmen menjaga keamanan dan melindungi privasi identitas korban," ujar Dayu dalam keterangan resmi, Jumat (8/3).

Pemerkosaan dialami mitra Go Massage saat mitra tersebut memberikan jasa pemijatan kesehatan pada Selasa (5/3).

Mitra Go Massage diduga diperkosa seorang pemuda berinisial L sekitar pukul 18.25 WIB di Jalan Geger Kalong Hilir No 185A, Kecamatan Sukasari, Bandung. Kasus ini sudah ditangani Polisi dengan nomor laporan LP/56/III/2019/JBR/POLRESTABES.

Baca juga: Bocah di Bojonegoro Tenggelam saat Bermain di Saluran Irigasi

"Kenyamanan dan keamanan pengguna dan mitra merupakan prioritas utama kami. Kami mengutuk segala bentuk kejadian yang membahayakan keamanan mitra ataupun pengguna termasuk kekerasan seksual," cetus Dayu.

Menyoal upaya preventif, Dayu mengatakan telah memiliki standar operasional prosedur (SOP) berupa Antisexual Harassment yang berisi paduan terkait upaya antisipatif, pada saat kejadian, hingga pada pasca kejadian kepada seluruh mitra.

Selain itu, ia menerangkan bahwa pihaknya juga bekerja sama dengan pihak kepolisian di berbagai kota untuk memberikan penyuluhan pertahanan diri, serta menyediakan emergency panic button di aplikasi mitra.

"Kami juga senantiasa mengomunikasikan ketentuan penggunaan layanan melalui in-app message kepada para pengguna di halaman pemesanan," pungkasnya. (OL-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya