Headline
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
Kumpulan Berita DPR RI
KENDARAAN Bupati Demak M Natsir mengalami kecelakaan di jalan Tol Semarang-Batang tepatnya di ruas tol tol KM 349 Desa Kandeman, Kecamatan Kandeman, Kabupaten Batang. Satu orang tewas dan dua lainya terluka termasuk bupati dalam kecelakaan itu.
Pantauan Media Indonesia, Minggu (3/3), kendaraan minibus warna hitam dengan nomor polisi H 9507 PN terlihat mengalami rusak berat di bagian depan terutama sebelah kiri pada kendaraan yang membawa Bupati Demak M Natsir bersama ajudan dan pengawalnya tersebut. Kencaraan itu mengalami kecelakaan sekitar pukul 03.15 WIB di ruas tol Semarang-Batang.
Bupati berikut penumpang lain yang selamat dan meninggal dalam kecelakaan di jalan Tol KM 349 Dusun Kandeman, Kecamatan Kandeman, Kabupaten Batang tersebut langsung dilarikan ke RSUD Kalisari Batang untuk menjalani perawatan dan pemeriksaan.
"Bupati Demak M Natsir selamat dan hanya mengalami luka ringan robek di jari kelingking dan merasa nyeri di bagian pinggul," kata Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Batang Ajun Komisaris Ferdy Kastalani.
Baca juga: Warga Ambon Deklarasikan Keselamatan Berlalu Lintas
Dalam perustiwa kecelakaan itu, lanjut Ferdy, satu penumpang diketahui tewas yakni Febri Dien Terial. Laki-laki yang merupakan ajudan bupati yang beralamat di Petamanan, Pasuruan, Jawa Timur mengalami luka parah di bagian kepala dan cedera di kepala belakang.
Sedangkan satu penumpang lainnya yang selamat, ujar Ferdy, yakni Wijaya. Anggota Polri (Walpri) yang beralamat di Desa Gemu, Kecamatan Sayung, Kabupaten Demak itu mengalami patah kaki kiri dan luka lainnya.
Menurut keterangan dan pemeriksaan yang dihimpun di lapangan, menurut Ferdy, peristiwa kecelakaan mobil yang dikemudikan Ali Ashari, 35, warga Wonosalam, Kecamatan Wonosalam, Kabupaten Demak yang membawa Bupati Demak itu berawal ketika kendaraan melaju dari barat (Batang) menuju ke timur (Semarang).
Minggu (3/3) dini hari sekitar pukul 03.15 WIB, ungkap Ferdy, ketika kendaraan tengah melaju, tiba-tiba dari arah depan dengan jarak yang cukup dekat pengemudi melihat ada sebuah truk yang belum diketahui identitasnya tanpa nenggunakan lampu pada bagian belakang, sehingga sopir kaget.
"Pengemudi mobil bupati itu berusaha menghindari kecelakaan dengan membanting ke kanan, tetapi karerna jarak cukup dekat tabrakan tidak terhindarkan," ujar Ferdy.
Setelah kecelakasn itu, lanjut Ferdy, truk yang belum diketahui identitasnya itu bukan berhenti tetapi tetap berjakan menuju arah timur.
"Kita masih lakukan pengejaran truk itu," imbuhnya. (OL-2)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved