Selasa 26 Februari 2019, 20:55 WIB

Upacara Pembukaan TMMD Digelar Serentak di 50 Kabupaten/Kota

Golda Eksa | Nusantara
Upacara Pembukaan TMMD Digelar Serentak di 50 Kabupaten/Kota

ANTARA FOTO/Siswowidodo

 

TNI Angkatan Darat menggelar upacara pembukaan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-104 TA 2019 secara serentak di 50 kabupaten/kota di Tanah Air. Kegiatan itu bertujuan untuk membantu meningkatkan akselerasi pembangunan di daerah, melaksanakan kegiatan serbuan teritorial, mewujudkan ketahanan wilayah yang tangguh, serta memelihara dan meningkatkan kemanunggalan TNI-rakyat.

Kepala Dinas Penerangan TNI AD Brigjen Candra Wijaya selaku Pati Koordinator Penerangan TMMD, mengemukakan program TMMD berlangsung selama 30 hari dan menerjunkan 50 satgas.

"Nantinya masing-masing kabupaten/kota ditempatkan 1 SSK atau 150 prajurit TNI/Polri beserta peralatan kerja, dan dibantu oleh pemda, instansi terkait dan masyarakat setempat," ujarnya melalui keterangan tertulis, Selasa (26/2).

TMMD ke-104 mengusung tema Melalui TMMD Kita Tingkatkan Kebersamaan Umat serta Semangat Gotong-royong dalam Kehidupan Berbangsa dan Bernegara Guna Mewujudkan Ketahanan Nasional. Tema tersebut diharapkan dapat memotivasi dan menyadarkan masyarakat akan pentingnya menjaga semangat gotong royong untuk membangun daerah.


Baca juga: Atasi Karhutla Riau, TNI AU Ciptakan Hujan Buatan


Menurut dia, TMMD merupakan program terpadu lintas sektoral. Pun dalam setiap kegiatannya senantiasa melibatkan TNI, Polri, kementerian/lembaga pemerintah nonkementerian dan pemerintah daerah, keluarga besar TNI (KBT), mahasiswa, ormas, serta segenap lapisan masyarakat yang ada di daerah.

"Selain itu, anggota satgas juga wajib tidur di rumah rakyat dan uang lauk pauk (ULP) prajurit dimasak serta dimakan bersama dengan rakyat yang rumahnya ditempati oleh anggota satgas. Sehingga diharapkan dapat mewujudkan kemanunggalan dan kebersamaan serta rasa kekeluargaan antara TNI dengan rakyat."

Ia menambahkan, program TMMD yang dilaksanakan tiga kali dalam setahun memiliki dua sasaran kegiatan, yaitu pembangunan fisik dan nonfisik. Pembangunan fisik, antara lain melaksanakan pembangunan atau pembukaan jalan, pembangunan tempat ibadah, rehabilitasi rumah tidak layak huni, pembuatan talut, pembuatan jembatan, MCK, plat duiker, gorong-gorong, pos kamling dan sarana fisik lainnya.

"Sedangkan sasaran pembangunan nonfisik meliputi penyuluhan bela negara, kerukunan umat beragama, pertanian, peternakan, kesehatan, kehutanan, wawasan kebangsaan, bahaya narkoba, kamtibmas, dan lain sebagainya," tandasnya. (OL-1)

Baca Juga

MI/Andri Widiyanto

Pemkot Medan Ingatkan Warga tak Beli Minyak Goreng Lebih dari 2 Liter

👤Yoseph Pencawan 🕔Jumat 28 Januari 2022, 22:19 WIB
Pembelian dalam skala besar atau melebihi kebutuhan akan mengakibatkan stok cepat habis dan memicu kelangkaan barang di...
dok.pribadi

Sengketa dengan Bupati Kobar, Advokat Diminta Keterangan Itjen Kementerian ATR/BPN

👤mediaindonesia.com 🕔Jumat 28 Januari 2022, 21:26 WIB
SENGKETA lahan antara Bupati Kobar, Kalteng dengan Nurhidayah dengan ahli waris almarhum mantan ASN Distanak Palangkaraya, Brata Ruswanda...
Medcom.id.

Mantan Guru Honorer yang Bakar SMPN 1 Cikelet Dibebaskan

👤Kristiadi 🕔Jumat 28 Januari 2022, 20:32 WIB
Berkaitan dengan pemenuhan honor guru itu, pihaknya mengembalikan ke Dinas Pendidikan dan sekolah tempat bersangkutan pernah...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya