Headline

Gibran duga alih fungsi lahan picu tanah longsor di Cisarua.

Hari PRB di Babel akan Dihadiri 5.000 Peserta

Rendy Ferdiansyah
26/2/2019 13:45
Hari PRB di Babel akan Dihadiri 5.000 Peserta
(MI/Rendy Ferdiansyah)

HARI Pengurangan Risiko Bencana (PRB) Nasional akan dilaksanakan di Provinsi Bangka Belitung (Babel) pada Oktober mendatang. Di perkirakan kegiatan kebencanaan tersebut akan di hadiri 5.000-an peserta

"Bulan Oktober nanti kita akan jadi tuan rumah hari pengurangan risiko bencana, kita perkiranan akan di hadiri 5.000-an orang dan kita akan melibatkan berbagai komunitas," kata Gubernur Babel Erzaldi Rosman Djohan, Senin (25/2).

Ia menyebutkan, momentum ini sekaligus untuk mensosialisasikan siap dan tanggap bencana bagi masyarakat. Adanya kegiatan ini di Babel, juga akan memberikan dampak peningkatan pemahaman masyarakat tentang kebencanaan melalui berbagai kegiatan yang akan dilaksanakan. 

"Tidak hanya jadi tuan rumah, kita juga harus memanfaatkan ini untuk meningkatkan kewaspadaan masyarakat saat sebelum menghadapi bencana maupun terhadap bencana itu sendiri," ujarnya.

 

Baca juga: Kalsel Bentuk Forum Pengurangan Risiko Bencana

 

Terpisah, Kepala BPBD Babel, Mikron Antariksa menyebutkan Babel menjadi Provinsi ke-9 menjadi tuan rumah PRB. Dijelaskannya, beberapa rangkaian kegiatan yang akan dilaksanakan di antaranya ialah lomba kreativitas, apel siaga bersama relawan, sosialisasi kebencanaan ke SMA/SMK, lomba desa/kelurahan tanggap, tangkas, dan tangguh, Jambore Nasional Relawan, 
Rally Kebencanaan, Field Trip Kebencanaan, Pameran Kebencanaan Nasional, dan Upacara Puncak Bulan PRB Nasional. 

"Kemungkinan akan ada 5000 peserta yang hadir karena ini nasional. Masing-masing kabupaten mengirimkan perwakilannya sekitar 5 orang," kata Mikron.

Ia menyebutkan, beberapa kegiatan yang akan dilaksankan di antaranya ialah penanaman pohon. 

"Dalam kegiatan Field trip ini ada penanaman pohon, satu provinsi 3.000 pohon jenisnya, ketapang, mangrove, cemara kipas dan jelutung. Jadi kemungkinan 1 juta lebih pohon yang akan ditanam," ujarnya.

Menurut Mikron, hal yang menarik lagi nanti akan ada rally kebencanaan melibatkan komunitas kendaraan yang mensosialisasikan kebencanaan. 

"Rally kebencanan dari sadai ke pangkalpinang diikuti komunitas kendaraan, PW, Jepp, Karimun. Rally ini mengkampanyekan kebencanaan. Kita mulai dari Sadai ini karena rawan," imbuh Mikron. (OL-3)
 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Dwi Tupani
Berita Lainnya