Headline
Pelibatan tokoh dan elite politik akan memperkuat legitimasi kebijakan pemerintah.
Pelibatan tokoh dan elite politik akan memperkuat legitimasi kebijakan pemerintah.
Kumpulan Berita DPR RI
KAPAL Motor (KM) Saudara Sejati ludes terbakar di Perairan Desa Wakal Kecamatan Leihitu, Kabupaten Maluku Tengah, pada Minggu (24/2) sekitar pukul 13:00 WIT.
Kapal tujuan Dusun Amaholu Negeri Luhu Kecamatan Huamual Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB) itu mengangkut sembako dan BBM, jenis premium (bensin), solar dan minyak tanah. BBM tiga jenis itu berada dalam jeriken ukuran 20 liter berjumlah 150 jeriken.
Kasubbag Humas Polres Pulau Ambon Ipda Julkisno Kaisupy mengatakan kebakaran terjadi saat nahkoda KM, Saudara Sejati, La Aru hendak menghidupkan mesin kapal dengan mengunakan kunci kontak. Saat itu tiba-tiba terdengar bunyi ledakan di ruang mesin dan mengeluarkan asap hitam tebal dan terbakar.
"Sebelum terbakar terjadi ledakan keras dari ruang mesin dan disertai asap tebal yangkeluar dari ruangan mesin. Para ABK berusaha memadamkan api tersebut namun tidak bisa, sehinga para ABK melompat kedalam laut," kata Julisno.
Baca juga: Api Sempat Berkobar di Badan Bangkai Kapal
Karena tidak ada kapal yang bisa memadamkan kobaran api, kapal berbahan kayu itu dibiarkan ludes terbakar. Para ABK hanya bisa pasrah dan menyaksikan api membakar habis kapal tersebut.
Sejumlah aparat kepolisian, TNI dan warga berusaha memadamkan api dengan bantuan air dari selang, namun upaya ini tidak membuahkan hasil. Api membakar habis seluruh badan kapal. Kebakaran kapal ini menjadi tontonan warga sekitarnya.
Menurut Julkisno para ABK berjumlah tujuh orang yang berasal dari Dusun Amaholu NegeriLuhu semuanya selamat dalam peristiwa ini.
"Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini namun kerugian material diperkirakan sebanyak Rp300 juta," kata Julkisno. (OL-3)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved