Headline

Pelibatan tokoh dan elite politik akan memperkuat legitimasi kebijakan pemerintah.

Kebakaran di Sukabumi, Tiga Orang Tewas

Antara
20/2/2019 09:29
Kebakaran di Sukabumi, Tiga Orang Tewas
Petugas Pemadam Kebakaran berjibaku memadamkan api yang melalap bangunan pabrik garmen PT Pilar Putera Sejati di Kampung Pasir Kondang RT 01/02, Desa Tenjoayu, Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat (19/07).(Ilustrasi -- MI/BENNY BASTIANDY)

KEBAKARAN melanda satu unit rumah penduduk di Kecamatan Cikembar, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat pada Rabu (20/2) dini hari menyebabkan tiga penghuni rumah tewas terbakar.

"Tiga jenazah yang menjadi korban tersebut sudah dievakuasi dan akan segera dikebumikan," kata Koordinator Pusat Pengendalian dan Operasi (Pusdalops) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi Daeng Sutisna di Sukabumi, Rabu (20/2).

Dia mengatakan kebakaran di Kampung Sukasirna, RT 003/13, Desa Cikembar itu terjadi sekitar pukul 01:00 WIB dan kini masih dalam penyelidikan kepolisian.

Informasi menyebutkan rumah itu dihuni tujuh jiwa dan tiga di antara mereka meninggal dunia yakni Jamal, 37, Iis, 28, dan Ayu, 10. Ketiganya merupakan ayah, ibu serta anak.

Sementara, empat lainnya yakni Jajun, Desi, 30, Desi, 11 dan satu anak perempuan lainnya berusia delapan tahun yang belum diketahui namanya selamat dari kejadian kebakaran tersebut.

Hingga kini belum diketahui penyebab kebakaran tersebut.

Baca juga: Polisi Gali Keterangan Pihak Ponpes terkait Santri Tewas

Sutisna mengatakan untuk memadamkan api yang terus membesar beberapa unit mobil pemadam kebakaran dibantu warga sekitar serta petugas dari BPBD, TNI dan Polri membutuhkan waktu beberapa jam untuk memastikan api padam.

Kerugian akibat bencana kebakaran yang menghanguskan rumah semi permanen tersebut mencapai Rp100 juta.

Sementara korban yang selamat diungsikan ke rumah keluarga atau kerabat terdekat.

Sutisna mengatakan hingga saat ini petugas gabungan masih berada di lokasi kebakaran. Selain mengevakuasi jenazah, juga memastikan tidak ada lagi bara api yang berpotensi menyala. (OL-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya