Headline
Menkeu disebut tidak berwenang mengganti pejabat, terutama untuk eselon I dan II.
Menkeu disebut tidak berwenang mengganti pejabat, terutama untuk eselon I dan II.
Kumpulan Berita DPR RI
SEKTOR pariwisata akan mendapat perhatian lebih dari pemerintah provinsi Kepulauan Riau. Hal itu karena Kepri saat ini menjadi provinsi ketiga di Indonesia yang menyumbang pendapatan terbesar bagi negara dari sektor pariwisata setelah Jakarta dan Bali.
Wakil Gubernur Kepri Isdianto mengatakan, selain mengandalkan wisata perairan, Kepri punya potensi dalam pengembangan wisata budaya dan wisata religi, seperti yang ada di Pulau Penyengat, Tanjung Pinang yang kental dengan warisan budaya melayu, juga terdapat Masjid Raya Sultan Riau yang salah satu materialnya berasal dari putih telur.
Pulau Penyengat pun kini punya ajang rutin yang merayakan warisan budaya melayu, yaitu Festival Pulau Penyengat yang sudah berlangsung sejak 2016. Tahun ini, festival budaya melayu tersebut dilangsungkan selama 14-18 Februari di pulau seluas 2 kilometer persegi itu.
"Harapan kami kepada Kementerian Pariwisata ialah mari bersama-sama menghidupkan dan kembangkan sektor kebudayaan, sejarah, dan religi yang ada di provinsi Kepri. Kalau hanya kota atau provinsi yang selenggarakan, tentu saja kurang, maka perlu dukungan pusat. Bisa saja nanti adakan event skala nasional di Pulau Penyengat," kata Isdianto saat menutup Festival Pulau Penyengat, Senin (18/2).
Isdianto menegaskan, sebagai penyumbang pendapatan asli daerah (PAD), sektor pariwisata akan mampu bertahan sepanjang masa, berbeda dengan pertambangan yang merupakan sumber daya alam tidak terbarukan dan akan habis pada saatnya.
Baca juga: Pertegas Identitas Melayu Lewat Festival Pulau Penyengat 2019
Di sisi lain, pengembangan pariwisata di Kepri juga perlu partisipasi aktif masyarakat. Isdianto menjelaskan, masyarakat punya peran dalam menjamin rasa aman dan nyaman wisatawan yang berkunjung ke Kepri.
Selain itu, sikap positif masyarakat seperti menjaga kebersihan juga menjadi modal penting bagi kenyamanan wisatawan yang berkunjung ke Kepri. "Mari kita bersama-sama jaga kampung yang kita cintai dan bersinergi dalam setiap event pariwisata. Saya yakin, kalau kita bekerja sama, kunjungan wisatawan mancanegara akan makin baik ke depan," ujarnya
Catatan Kemenpar menyebutkan, tiga besar Kabupaten/Kota di Kepri yang jadi tujuan wisatawan, khususnya wisman ialah Kota Batam, Kota Tanjung Pinang, dan Kabupaten Bintan. Tahun ini, Kepri ditargetkan bisa mendatangkan 4 juta wisman ke Indonesia.
Beberapa event wisata di Kepri pun kini telah masuk dalam kalender event Kemenpar. Festival Pulau Penyengat menjadi pembuka kalender event pariwisata di Kepri. Walikota Tanjung Pinang Syahrul berharap sebagai bagian kalender event, Festival Pulau Penyengat bisa makin besar diadakan tahun depan.
"Dengan kerja sama yang baik antara Kemenpar, Pemprov Kepri, dan Pemerintah Kota Tanjung Pinang, tahun depan diharapkan bisa terselenggara lebih baik. Semoga Festival Pulau Penyengat 2019 bisa meninggalkan kesan dan kenangan yang baik kepada semua pengunjung," tandasnya. (OL-1)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved