Sabtu 16 Februari 2019, 09:20 WIB

Lumajang Sukses Kembangkan Perhutanan Sosial

MI | Nusantara
Lumajang Sukses Kembangkan Perhutanan Sosial

DOK KEMENTERIAN BUMN
PENGEMBANGAN PERHUTANAN SOSIAL: Menteri BUMN Rini M Soemarno (kiri) melalui stafnya memberikan cenderamata kepada anggota Lembaga Masyarakat Desa Hutan yang telah mampu mengekspor talas ke Jepang di Kecamatan Senduro, Lumajang, Jatim, kemarin. Masyarakat d

 

MENTERI Negara Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Mariani Soemarno mengapresiasi masyarakat Kecamatan Senduro, Lumajang, yang mampu menjalankan program perhutanan nasional dengan baik sehingga berdampak langsung terhadap perbaikan kehidupan keluarga.

"Saya senang program yang digagas Presiden Joko Widodo bisa berjalan dengan baik di Lumajang ini. Saya mengapresiasi apa yang dilakukan masyarakat di sini dan BNI yang menyalurkan kredit usaha rakyat. Saya berharap program ini bisa terus berlanjut," kata Rini saat berkunjung ke Lumajang, Jawa Timur, kemarin.

Sejak digulirkan pada April 2017, masyarakat Senduro melakukan berbagai kegiatan produktif sesuai dengan keahlian masing-masing. Kredit usaha rakyat yang disalurkan BNI mampu dimanfaatkan untuk mempercepat kegiatan usaha.

Bupati Lumajang, Thoriqul Haq, menjelaskan lembaga masyarakat desa hutan di daerahnya kini telah berhasil mengembangkan usaha susu sapi, susu kambing etawa, kopi, cokelat, pisang, madu, getah damar, hingga produk rumahan seperti batik.

Omzet yang bisa dikelola seperti oleh LMDH Wono Lestari sekarang sudah mencapai Rp14 miliar. Jumlah sapi perah yang pada 2017 baru 228 ekor, sekarang sudah bertambah menjadi 927 ekor. Jumlah produksi susunya saat ini mencapai 5 ribu liter per hari dan diserap oleh Nestle.

Direktur Utama Bank BNI, Achmad Baiquni, menjelaskan BNI mendukung penyaluran KUR untuk perhutanan sosial karena hasilnya sangat nyata. KUR yang disalurkan tidak hanya dimanfaatkan secara benar, tetapi juga memberi manfaat kepada peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Bahkan ada anggota LMDH yang sudah bisa mengekspor talas ke Jepang. "Ini merupakan contoh baik bagaimana program pemerintah dijadikan kegiatan produktif oleh masyarakat," ujar Baiquni.

BNI akan terus mendukung kegiatan masyarakat karena program ini sekaligus mampu mengajak masyarakat untuk menjaga hutan yang ada di sekitar mereka. BNI sejauh ini telah menyalurkan KUR Perhutanan Nasional di empat provinsi, yakni Jawa Barat, Jawa Timur, Sumatra Selatan, dan Jambi. Total kredit yang disalurkan mencapai Rp18,8 miliar dan diterima oleh 3.170 anggota masyarakat. Menteri Rini berharap BUMN tidak hanya menyalurkan kredit, tetapi juga memberikan dana kegiatan sosial. 

Baca Juga

Ist

Kementan Kawal Pendataan Produksi Pangan Provinsi Sulawesi Tengah

👤mediaiindonesia.com 🕔Minggu 19 September 2021, 13:00 WIB
Menteri Pertanian Yasin Limpo kerap menyatakan pentingnya menjaga ketersediaan...
Antara

DPRD Prihatin Ketahanan Pangan Babel Baru 40 Persen

👤Rendy Ferdiansyah 🕔Minggu 19 September 2021, 12:46 WIB
PROVINSI Bangka Belitung (Babel) hingga kini belum mampu memenuhi ketahanan...
DOK Ewindo.

Petani Pandeglang Peroleh Bantuan Akses Air Bersih dan Sanitasi

👤Mediaindonesia.com 🕔Minggu 19 September 2021, 12:04 WIB
Wakil Ketua Kelompok Tani Karya Tani Enjoh mengimbuhkan selama ini petani banyak mendapatkan manfaat transfer teknologi dan pendampingan...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

AS, Inggris, dan Australia Umumkan Pakta Pertahanan Baru

 Aliansi baru dari tiga kekuatan tersebut tampaknya berusaha untuk melawan Tiongkok dan melawan kekuatan militernya di Indo-Pasifik.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya