Headline
Pelibatan tokoh dan elite politik akan memperkuat legitimasi kebijakan pemerintah.
Pelibatan tokoh dan elite politik akan memperkuat legitimasi kebijakan pemerintah.
Kumpulan Berita DPR RI
GEDUNG Telkom Ambon di kawasan Jalan Pattimura Kota Ambon, Selasa (5/2) sekitar pukul 09.30 WIT terbakar. Kebakaran ini terjadi di bangunan bagian belakang yang merupakan gedung pendukung dan menjadi peladen (server) Telkomsel. Hingga Selasa malam, jaringan telekomunikasi menggunakan Telkom masih lumpuh total.
Belum diketahui pasti penyebab kebakaran ini. Api dengan cepat membakar ruangan-ruangan bangunan yang penuh dengan kabel jaringan Telkom itu. Delapan mobil pemadam kebakaran Pemerintah Kota Ambon dikerahkan untuk memadamkan kebakaran itu.
Aparat Polres Pulau Ambon dan Brimob Polda Maluku diterjunkan menjaga Gedung Telkom yang terbakar itu. Polisi juga menutup sebagian akses Jalan Raya Pattimura yang menuju Gedung Telkom. Hanya mobil damkar dan mobil aparat keamanan yang bisa menuju Gedung Telkom.
Wali Kota Ambon, Richard Louhenapessy, memantau langsung upaya pemadaman yang dilakukan petugas damkar. Wali Kota bahkan dua kali mendatangi lokasi kebakaran. Api baru bisa dipadamkan sekitar tiga jam setelah kebakaran terjadi, di saat Wali Kota datang untuk kedua kalinya.
"Api sudah berhasil dipadamkan. Saya memberikan apresiasi kepada pasukan damkar yang cepat memadamkan Gedung Telkom yang terbakar," kata Wali Kota kepada wartawan saat meninjau lokasi kebakaran.
Wali Kota mengatakan, gedung yang ludes terbakar itu adalah gedung pendukung bukan gedung utama Telkom.
Baca juga: Teror Pembakaran Mobil Terjadi di Kendal
"Namun secara teknis peralatan di gedung tersebut berhubungan langsung dengan gedung utama sehingga kebakaran ini sangat berpengaruh terhadap sistem jaringan komunikasi," kata Richard.
Hingga kini, belum diketahui pasti penyebab kebakaran Gedung Telkom Ambon. Saat memantau lokasi kebakaran, Wali Kota bertemu seorang pejabat Telkom. Namun, pria tersebut menolak menjelaskan penyebab kebakaran Gedung Telkom.
"Belum bisa dijelaskan penyebab kebakaran, kami juga harus berkoordinasi dengan kantor pusat," kata pria tersebut saat berbicara dengan Wali Kota Ambon.
Akibat kebakaran Gedung Telkom Ambon ini, seluruh aktivitas Telekomunikasi yang menggunakan jasa Telkom, seperti Telkomsel, IndiHome, transaksi via ATM, usaha berbasis online lainnya, Gojek, Grab di wilayah Kota Ambon dan sekitarnya lumpuh total.
Richard juga mengatakan belum dapat memastikan sampai kapan jaringan Telkomsel berfungsi lagi. Namun, ia meminta warga Ambon tetap tenang dan tidak panik.
"Saya belum bisa pastikan sampai kapan Telkomsel bisa berfungsi lagi, kami berharap secepatnya," kata Wali Kota.
Hingga Selasa malam, jaringan Telkomsel masih lumpuh. Warga Kota Ambon yang menggunakan nomor telepon seluler Telkomsel ramai-ramai mendatangi tempat-tempat penjualan pulsa membeli kartu provider komunikasi lainnya, seperti kartu Indosat untuk berkomunikasi. Namun sebagian warga tak kebagian kartu Indosat, karena jumlahnya terbatas di Kota Ambon. (OL-1)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved