Headline
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Kumpulan Berita DPR RI
MENINGKATNYA penderita demam berdarah dengue (DBD) di Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) membuat petugas kesehatan waspada.
Hingga Minggu (27/1), korban di DBD di Kota Kupang mencapai 157 orang. Seluruh pasien dirawat intensif di rumah sakit.
Di Puskemas Oepoi, Kelurahan Oebufu, misalnya telah dibentuk Posko Kejadian Luar Biasa (KLB) DBD.
Petugas posko akan memberikan respon cepat terhadap setiap kejadian DBD, serta mempercepat koordinasi dan komunikasi bersama dinas kesehatan terkait penanganan penyakit tersebut.
"Jika ada pasien yang datang dengan keluhan panas dan gejala yang mengarah kepada DBD, diperiksa dan dipasang infus, selanjutnya dirujuk ke rumah sakit," kata Kepala Puskesmas Oepoi Maria Stefani di Kupang, Minggu (27/1) siang.
Baca juga: Jumlah Kasus DBD di Kupang Terus Meningkat
Selain itu, Puskemas Oepoi yang membawahi empat kelurahan, aktif melakukan penyuluhan tentang pemberantasan sarang nyamuk kepada masyarakat untuk memutus penularan DBD. Empat kelurahan itu ialah Oebufu, Tuak Daun Merah, Kayu Putih, dan Liliba.
Menurut Maria, penyuluhan digelar di sejumlah tempat yakni kepada warga yang berkunjung ke Puskemas, Pustu, dan Posyandu.
Sementara itu,sejak Kota Kupang ditetapkan KLB DBD, Kamis (24/1) petugas Puskesmas pembagian abate untuk ditaburkan di tempat-tempat penampungan air, serta bekerja sama dengan kantor lurah melakukan fogging di sejumlah titik.
"Saat ini, satu kasus DBD dirujuk ke rumah sakit," katanya.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Kupang Ary Wijana menyebut pembentukan posko KLB DBD terdapat di 11 puskesmas, sedangkan fogging selektif dilakukan di 40 kelurahan.
Adapun kegiatan pemberantasan sarang nyamuk masih berlangsung di kelurahan melibatkan sekolah-sekolah kesehatan dan kelurahan. Petugas juga melakukan 3M Plus (menguras, menutup, mengubur) dan memantau jentik nyamuk. (OL-2)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved