Headline

Menkeu disebut tidak berwenang mengganti pejabat, terutama untuk eselon I dan II.  

Penataan Wisata Pantai Air Manis Dilanjutkan

Yose Hendra
27/1/2019 14:30
Penataan Wisata Pantai Air Manis Dilanjutkan
(ANTARA FOTO/Iggoy el Fitra)

PEMERINTAH Kota (Pemkot) Padang bakal memaksimalkan dana sebesar Rp15 miliar yang penganggarannya telah disetujui Kementrian PUPR untuk membiayai pembangunan wisata Pantai Air Manis. Anggaran tersebut tidak termasuk ke dalam penataan relokasi pedagang, penerangan jalan, dan pembebasan lahan.

"Untuk mewujudkan itu semua perlu pemahaman bersama masyarakat Kelurahan Air Manis agar pembangunan tersebut berjalan sesuai dengan yang diharapkan," kata Wali Kota Padang Mahyeldi Ansharullah, Sabtu (26/1).

"Atas nama Pemerintah Kota Padang, saya mengucapkan terima kasih kepada masyarakat Kelurahan Air manis yang telah mewakafkan tanah mereka untuk pelebaran jalan," imbuhnya.

Lebih jauh dikatakan Mahyeldi, ada beberapa hal yang harus dilakukan dalam pembenahan Pantai Air Manis antara lain pelebaran jalan,  pembenahan tempat pedagang untuk berjualan, dan membuat jalan setapak untuk jalur evakuasi.

"Kita akan buat sebagus mungkin, mengubah wajah Pantai Air Manis menjadi lebih menarik dan nyaman untuk dikunjungi, ini akan berdampak positif untuk peningkatan ekonomi masyarakat Kelurahan Air Manis," tegas Mahyeldi.

Baca juga: Jalan ke Lokasi Wisata di Kupang Nyaris Putus Diterjang Gelombang

Selanjutnya, Mahyeldi menjelaskan, untuk menahan deburan ombak di sekitar pantai agar tidak terjadi abrasi, akan dipasang batu grip untuk penahan ombak. Semua itu sesuai dengan desain yang telah ditetapkan.

"Untuk mengubah wajah pantai air manis, saya sangat mengharapkan peran serta masyarakat dalam kelanjutan pembangunan dan penataan Pantai Air Manis," ungkap Mahyeldi.

Mahyeldi juga mengimbau warga masyarakat untuk menjaga sarana dan prasarana, seperti jalan agar dijaga dengan baik.

"Jangan biarkan kendaraan berat masuk lokasi wisata seperti roda 6, yang boleh masuk lokasi hanya roda 4, agar jalan tidak rusak," pungkasnya.



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya