Jumat 25 Januari 2019, 15:30 WIB

Tak Ada Lonjakan Kasus DBD di DIY yang sebabkan KLB

Ardi Teristi Hardi | Nusantara
Tak Ada Lonjakan Kasus DBD di DIY yang sebabkan KLB

Ilustrasi -- MI/ BARY FATHAHILAH
Petugas melakukan penyemprotan fogging di perumahan warga kawasan Pejaten Barat, Jakarta Selatan, Senin (21/1).

 

TIDAK seperti di daerah lain, kasus demam berdarah dengue (DBD) di DIY tidak mengalami lonjakan. DIY pun tidak menetapkan status KLB.

"Tidak ada lonjakan (kasus DBD) yang sebabkan KLB," kata Kepala Dinas Kesehatan DIY, Pembayun Setyaningastutie, Kamis (24/1) siang.

Ia menjelaskan, laporan Kasus DBD di D.I.Yogyakarta sampai 22 Januari 2019 pukul 11.00 total ada 79 kasus dengan jumlah pasien yang meninggal dunia 0.

"Kota Yogya ada 8 kasus; 0 meninggal, Kabupaten Bantul ada 19 kasus; 0 meninggal, Kabupaten Kulonprogo ada 8 kasus; 0 meninggal dunia, Kabupaten Gunungkidul ada 18 kasus; 0 meninggal dunia, dan Kabupaten Sleman ada 26 kasus; 0 meninggal dunia," pungkas Pembajun.

Baca juga: Kasus DBD Meningkat Tajam Sepanjang Januari 2019

Untuk mengantisipasi DBD, masyarakat diimbau senantiasa berperilaku hidup bersih dan sehat (PHBS). Selain itu, pemberantasan sarang nyamuk juga harus dilakukan dengan 3M, yaitu menguras, menutup, dan mengubur tempat penampungan air. (OL-3)

Baca Juga

Ist

Finis Friendship Run Medan, Ganjar Terima Kalungan Kain Ulos dari Warga

👤mediaindonesia.com 🕔Minggu 25 September 2022, 13:39 WIB
Gubernur Jateng Ganjar Pranowo tersenyum lebar sembari mengangkat kain ulos saat memasuki garis finis Bank Jateng Friendship Run...
Mobil yang ditabrak pengendera sepeda motor.

Kecelakaan Maut di Trans-Flores, Satu Meninggal Dunia

👤Gabriel Langga 🕔Minggu 25 September 2022, 13:27 WIB
Kecelakaan maut terjadi di Jalan Trans-Flores jurusan Maumere-Larantuka, tepatnya Dusun Likong Gete, Desa Nangahale, Kecamatan Talibura,...
DOK Pribadi.

Wisata Pecinan Kembang Jepun Bangkit Hidupkan Perekonomian Daerah

👤Mediaindonesia.com 🕔Minggu 25 September 2022, 13:05 WIB
Seiring waktu berjalan, pada 10 September 2022 Wisata Pecinan Kembang Jepun diresmikan kembali sebagai Kya-Kya...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya