Headline

Menkeu disebut tidak berwenang mengganti pejabat, terutama untuk eselon I dan II.  

2019 TRGD Fokus Pembangunan Sumur Bor Sekitar Bandara

Denny S
16/1/2019 17:45
2019 TRGD Fokus Pembangunan Sumur Bor Sekitar Bandara
(Ist)

TIM Restorasi Gambut Daerah (TRGD) Kalimantan Selatan pada 2019 ini akan memfokuskan pembangunan 100 sumur bor di kawasan lahan gambut rawan terbakar sekitar Bandara Syamsuddin Noor, Kota Banjarbaru. 

TRGD akan libatkan masyarakat sekitar gambut untuk pembangunan dan pemeliharaan sumur bor dan sekat kanal.

Hal ini disampaikan Mukharam Sayuti Enggok, Sekretaris TRGD Kalsel, di Banjarmasin, Rabu (16/1). 

"Pada 2019 ini kita akan lebih fokus pada pembangunan sumur bor di wilayah rawan terbakar di sekitar bandara, selain menyelesaikan program yang tidak terselesaikan tahun lalu," tuturnya.

Kawasan bandara Syamsudin Noor Banjarbaru merupakan daerah paling rawan terbakar saat kemarau yang menyebabkan kabut asap dan mengganggu aktivitas penerbangan dan transportasi darat. 

Dikatakan Sayuti, sebelumnya di kawasan bandara ini sudah dibangun sekitar 50 sumur bor oleh BRG dan Lembaga Donor pada 2016 lalu. Namun sumur bor yang berfungsi kurang dari 10 sumur bor.

TRGD Kalsel akan melakukan pemetaan kembali lokasi pembangunan sumur bor yang diperkirakan sebanyak 100 buah. 

"Agar sumur bor tersebut terpelihara maka kita akan melibatkan masyarakat sekitar gambut dan Pemda setempat. Warga akan dilibatkan dalam pembangunan serta pemanfaatan sumur bor selain untuk pemadaman kebakaran, misalnya sebagai sumber lahan pertanian warga," bebernya.

Pelibatan masyarakat ini penting karena pembangunan sumur bor sebelumnya banyak yang rusak dan tidak berfungsi akibat tidak terawasi dan lokasinya jauh sehingga pipa sumur rawan dicuri. 

 

Baca juga: Kebakaran Lahan Gambut Berkurang, Capaian Penurunan Emisi RI Tembus 24%

 

Selain di sekitar bandara TRGD juga memfokuskan pembangunan sumur bor dan sekat kanal yang banyak tertunda tahun sebelumnya. 

Catatan TRGD Kalsel dari 202 sekat kanal dan 354 sumur bor yang direncanakan pada 2018 hanya terealisasi kurang 30%. Termasuk program revitalisasi ekonomi masyarakat sekitar gambut berbasis kearifan lokal. 

Ada 10 paket program yang digulirkan berupa peternakan, perikanan dan kerajinan di empat kabupaten yaitu Hulu Sungai Tengah, Hulu Sungai Utara, Balangan dan Tabalong dengan nilai Rp2 miliar.

"Pada 2019 ini kemungkinan paket revitalisasi ekonomi masyarakat juga 10 paket, namun kita akan lebih selektif agar tepat sasaran dan bermanfaat," ujarnya.

Wilayah ekosistem gambut yang menjadi target restorasi TRGD Kalsel mencapai 103 ribu hektar meliputi 9 kabupaten/kota. 

"Restorasi gambut tidak hanya kegiatan fisik seperti pembuatan sumur bor dan sekat kanal tetapi juga revitalisasi ekonomi masyarakat sekitar gambut," ungkap Ketua TRGD Kalsel, Saut Nathan Samosir.

Karhutla yang menyebabkan kabut asap terutama kawasan sekitar bandara ini telah mengganggu perekonomian dan aktifitas pemerintahan dan masyarakat. 

Secara nasional tercatat pada 2015 luas karhutla di Indonesia mencapai 2,6 juta hektare, dengan 891 ribu hektare adalah lahan gambut. Pada 2016 berkurang menjadi 436 ribu hektare dan luas lahan gambut terbakar sebesar 108 ribu hektar. 

Pada 2017 luas karhutla 124 ribu hektare dan hanya 30% lahan gambut terbakar. Di Kalsel pada 2018 luas karhutla mencapai 3.500 hektare dan sekitar 1.000 hektare adalah lahan gambut. (OL-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Dwi Tupani
Berita Lainnya