Jumat 11 Januari 2019, 12:54 WIB

Polres Dumai Tangkap Komplotan Pengedar Uang Palsu

Rudi Kurniawansyah | Nusantara
Polres Dumai Tangkap Komplotan Pengedar Uang Palsu

MI/Rudi Kurniawansyah

 

POLRES Dumai menangkap komplotan pengedar uang palsu dengan total barang bukti sekitar Rp500 juta. Uang palsu itu diedarkan oleh dua tersangka masing-masing Muhamad Firman, 29, dan R Wandi, 34, di dua lokasi berbeda di pantai timur Sumatra yaitu Dumai dan Bengkalis.

Barang bukti uang palsu yang berhasil disita polisi dicetak dalam lembaran uang kertas Rp100 ribu. Polisi, hingga kini, masih berupaya mengembangkan kasus tersebut guna mengetahui sejauh ini peredaran uang terlarang itu di Riau.

"Penangkapan bermula saat kita mendapati informasi dari warga bahwa seorang laki laki bernama Muhamad Firman melakukan dugaan menyimpan uang rupiah yang diduga palsu senilai Rp27 juta," jelas Kapolres Dumai Ajun Komisaris Besar (AKB) Restika Perdamaian Nainggolan, Jumat (11/1).

Kapolres menambahkan, setelah mendapatkan informasi tersebut, tim melakukan penyelidikan dan melakukan penangkapan tersangka Muhamad Firman di Jalan Siliwangi Gang Sentosa Kelurahan Tanjung Palas, Kota Dumai atau di kediaman rumah mertua tersangka.

"Saat dilakukan penggeledahan ditemukan uang yang diduga palsu senilai Rp27 juta yang disimpan di belakang rumah mertua tersangka," ujar Kapolres.

Baca juga: Polisi Selidiki Mafia Penjualan Solar Subsidi di Manggarai

Selanjutnya, terang Restika, pelaku beserta barang bukti diamankan dibawa ke Polres Dumai untuk proses lebih lanjut.

Dari keterangan tersangka Muhamad Firman diketahui dirinya mendapatkan uang palsu tersebut dari R Wandi alias Adi yang keberadaannya di Kabupaten Bengkalis.

"Selanjutnya, tim opsnal melakukan penyelidikan dan melakukan penangkapan terhadap tersangka R Wandi di daerah Jangkang RT 2 RW 7 Kelurahan Deluk, Kecamatan Bantan, Kabupaten Bengkalis. Barang bukti yang ditemukan sekitar Rp479.300.000," jelas Kapolres.

Saat ini, lanjut Kapolres, tim masih melakukan pemeriksaan saksi perantara dengan percetakan uang palsu tersebut. Selain itu, tim penyidik juga melakukan pemeriksaan saksi ahli dari Bank Indonesia.

"Secepatnya kami akan melaksanakan gelar perkara untuk menetapkan tersangka lainnya," ungkap Restika. (OL-2)

Baca Juga

MI/Kristiadi.

Polres Tasikmalaya Temukan Ladang Pohon Ganja di Kebun Cabai

👤Kristiadi 🕔Senin 18 Oktober 2021, 17:17 WIB
Pelaku menanam pohon ganja di perbukitan itu dilakukan dengan sistem tumpang sari dan penanaman pohon memiliki jaraknya antara dua meter...
ANTARA

Distribusi BBM Ke SPBU Di Sumut Kembali Normal

👤Yoseph Pencawan 🕔Senin 18 Oktober 2021, 17:14 WIB
PT Pertamina Patra Niaga telah menormalkan distribusi BBM ke SPBU di wilayah Sumatra Utara yang sempat terkendala dalam beberapa hari...
MI/Ruta Suryana

Puluhan Rumah di Bangkalan Rusak Diterjang Angin Kencang

👤Mohammad Ghazi 🕔Senin 18 Oktober 2021, 17:11 WIB
PULUHAN rumah di Kecamatan Kota, Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur, rusak akibat angin...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Mencegah Proyek Kereta (jadi) Mubazir

Pembengkakan biaya menjadi biang keladi perlu turun tangannya negara membiayai proyek dengan dana APBN.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya