Headline
Tanpa kejelasan, DPR bisa ganti hakim yang telah dipilih.
Tanpa kejelasan, DPR bisa ganti hakim yang telah dipilih.
Kumpulan Berita DPR RI
GUBERNUR Sulawesi Selatan (Sulsel), Nurdin Abdullah, mengimbau kepada seluruh masyarakat di Sulsel untuk mengantisipasi bencana alam yang bisa datang kapan saja.
Hal itu termasuk menghimbau kepada masyarakat yang berada di wilayah pesisir untuk selalu hati-hati dan semakin peka melihat perubahan-perubahan alam yang terjadi.
"Saya kira satu contoh di Pandeglang, Selat Sunda tidak ada gempa tidak ada apa-apa tetapi kok tsunami bisa terjadi tsunami. Itulah kekuasaan Allah, kekuasaan Tuhan, itu rahasia Allah," sebut Nurdin, usai memantau misa Natal di Makassar, Rabu (25/12) malam.
Sebagai pemerintah, lanjut Nurdin, pihaknya akan membuat upaya-upaya antisipasi supaya ada deteksi dini, supaya jangan sampai bencana datang tanpa perhatian dari kita semua.
Hal itu termasuk wacana membangun rumah antigempa, serta alarm gempa. Nurdin mangatakan hal itu akan diwujudkan jika pemerintah pusat, dalam hal ini Presiden RI, Joko Widodo, sudah menganggarkan pada 2019 untuk deteksi dini, baik tsunami maupun gempa.
"Jadi kita tunggu saja. Insya Allah BPBD juga. Kita terus turun untuk mengantisipasi hal-hal yang kita tidak inginkan bersama. Apalagi musim hujan ini," lanjut Nurdin.
Baca juga: Warga Sukaraja di Pengungsian Minim Logistik
Sebelumnya, Nurdin juga membuat surat edaran untuk seluruh bupati dan wali kota di Sulsel, setelah mencermati dan menganalisis data prakiraan cuaca dari Badan Meteorologi Klimatogi dan Geofisika (BMKG) periode Desember 2018 hingga Februari 2019.
"Secara umum menunjukkan kondisi normal dan beberapa wilayah lainya berada pada kondisi atas normal. Termasuk, pemprov dalam hal ini BPBD Sulsel, juga telah menerima laporan kejadian bencana seperti tanah longsor, dan cuaca ekstrim," kata Nurdin.
Gubernur Sulsel meminta pemerintah kabupaten/kota mengaktifkan posko siaga darurat guna mengantisipasi dinamika cuaca di wilayahnya masing-masing. Pemerintah Kabupaten/Kota juga diharapkan mempersiapkan personel dan peralatan serta ketersediaan logistik guna mengantisipasi jika sewaktu-waktu terjadi bencana di wilayahnya.
"BPBD kabupaten/kota diminta untuk berkoordinasi dengan BPBD Provinsi Sulsel, utamanya kejadian bencana di wilayahnya. Termasuk menyampaikan semua kejadian bencana," pungkas Nurdin. (OL-3)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved