Headline

Tanpa kejelasan, DPR bisa ganti hakim yang telah dipilih.

Sidrap Diguncang Gempa Tektonik 3,7 SR 

Antara
21/12/2018 11:09
Sidrap Diguncang Gempa Tektonik 3,7 SR 
(ANTARA)

BADAN Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Wilayah IV Makassar melaporkan adanya aktivitas gempa bumi di Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap), Sulawesi Selatan dengan kekuatan 3,7 Skala Richter, pada Jumat (21/12) dini hari.
     
"Tepat pukul 00:33:14 Wita telah terjadi gempa bumi tektonik di daerah Sidrap yang kekuatan getarannya itu sekitar 3,7 SR," ujar Pelaksana Tugas Kepala BMKG Wilayah IV Makassar Joharman di Makassar, Jumat (21/12).
     
Ia mengatakan pusat gempa yang berada di darat pada jarak enam kilometer (km) utara Kecamatan Dua Pitue, Kabupaten Sidrap, Sulawesi Selatan dengan kedalaman delapan kilometer.

Hasil analisis BMKG menunjukan bahwa gempa dengan kekuatan 3,7 SR itu berada di koordinat episenter 3.84 lintang selatan (LS) - 120.00 bujur timur (BT).

"Ditinjau dari kedalaman hiposenternya, tampak bahwa gempa bumi ini merupakan gempa bumi kedalaman dangkal akibat aktivitas Sesar Walanae,"
katanya.

Dia menyebutkan hasil analisis pada peta tingkat guncangan BMKG dan laporan dari masyarakat, gempa bumi dirasakan di di Desa Tanrutedong, Kecamatan Dua Pitue dan Kecamatan Pitu Riase, Kabupaten Sidrap.

 

Baca juga: Pertamina Siapkan 31 SPBU Sepanjang Tol Trans-Jawa

 

Pada dua kecamatan itu merasakan getaran sebesar II-III MMI, kemudian di Anabanu, Loppong Kecamatan Maniangpajo, Kabupaten Wajo dengan getaran II MMI.

Meskipun gempa dirasakan di dua kabupaten berbeda, Joharman memastikan jika gempa dengan skala 3,7 tektonik tidak akan menimbulkan tsunami.
     
"Pada skala ini digambarkan getaran dirasakan oleh beberapa orang dan benda-benda yang tergantung bergoyang tetapi tidak menimbulkan kerusakan yang berarti. Gempa dirasakan di beberapa kecamatan," ucapnya.

Joharman mengimbau masyarakat agar tidak panik dan tetap bersikap tenang, serta memperbaharui terus informasi-informasi dari BMKG maupun BPBD. (OL-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Dwi Tupani
Berita Lainnya